'Pelantikan' tersebut dilakukan Presiden saat membuka Munas ke-5 Himpunan Kawasan Industri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (19/6/2008).
Saat itu, Presiden SBY mempersilakan Sri Mulyani untuk memberikan paparan langsung kepada para pengusaha tentang sikap pemerintah sekaligus memperkenalkan Sri Mulyani sebagai plt Menko Perekonomian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selanjutnya Sri Mulyani memberikan paparan mengenai upaya memberantas pungli yang dilakukan oknum Depkeu seperti bea cukai dan pajak. Secara khusus dia meminta para pengusaha untuk tidak merusak aparatnya. Pihaknya telah melakukan berbagai upaya untuk meminimalkan kontak antara para pengusaha dan aparat khususnya kontak langsung di lapangan.
"Tolong kalau ketemu di lapangan tidak perlu amplop selamat siang atau selamat datang. Jangan merusak aparat kami," pinta Sri Mulyani yang tampak cantik dengan baju batiknya.
Presiden SBY akhirnya meneken surat penunjukan Sri Mulyani sebagai plt Menko Perekonomian pada Jumat (13/6/2008) lalu. Kursi Menko Perekonomian sudah kosong sejak Boediono dilantik sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) pada 17 Mei 2008. (qom/ir)











































