"Saya masih perlu mempelajari karena saya baru tahu kalau dipercaya memegang jabatan ini kemarin. Intinya saya akan menjalankan pengawasan atas peraturan yang berlaku, mengawasi pialang juga," ujarnya.
Deddy menyampaikan hal itu usai pelantikan eselon I Depdag di Gedung Depdag, Jalan Ridwan Rais, Jakarta, Kamis (26/6/2008). Deddy menggantikan Titi Hendrawati, yang kini ditunjuk sebagai staf ahli Mendag bidang pemberdayaan UKM.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Salah satunya aturan harus kondusif bagi investor juga jelas dimengerti sehingga tidak ada celah untuk dimanfaatkan," imbuhnya.
Deddy mengaku bahwa cukup sulit menciptakan pasar berjangka komoditi di Indonesia. Ia berharap pemain pasar berjangka komoditi harus banyak sehingga tidak membuka celah monopoli.
"Meskipun London bukan eksportir timah tapi London bisa menarik pasar supaya berada di sana. Jadi pasar berjangka di Indonesia harus dibuat semenarik mungkin, itu yang susah. Seharusnya Indonesia dapat menjadi pasarnya, mengingat Indonesia merupakan produsen komoditi seperti timah," ujarnya.
(arn/qom)










































