Paulus Wiranata Menanti Lamaran

Paulus Wiranata Menanti Lamaran

- detikFinance
Rabu, 09 Jul 2008 16:24 WIB
Paulus Wiranata Menanti Lamaran
Jakarta - Paulus Wiranata resmi 'pensiun' dari Bank Tabungan Pensiunan Nasional (BTPN). Bankir senior itu ternyata masih ingin berkarir di dunia perbankan dan berharap ada yang cepat melamarnya.

Karir Paulus memang cukup singkat di BTPN hanya sekitar 2 tahun. Meski jabatannya belum habis di BTPN, pergantian pemegang saham membuatnya tidak bisa bertahan.

Pemegang saham baru BTPN yakni Texas Pacific Group (TPG) Nusantara yang memiliki 71,61% saham lebih memilih Jerry Ng untuk posisi dirut BTPN.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lalu apa yang akan dikerjakan Paulus selepas meninggalkan BTPN?

"Ya liburan dululah mungkin ke Medan, Bali atau Sumsel. Biar refresing dulu baru habis itu cari kerja lagi," kata lelaki berusia 50 tahun tersebut usai RUPS di Hotel JW Marriot, Jakarta, Rabu (9/7/2008).

Paulus mengaku tetap ingin menggeluti dunia perbankan meski belum tahu akan ke bank mana. "Ya mungkin ke bank lagi. Lippo dan Niaga mau merger tuh sudah tahu kan," ujarnya sambil menyebut dua nama bank milik investor Malaysia itu.

Ketika ditegaskan apakah berarti dirinya akan bergabung ke Niaga dan Lippo, Paulus menjawabnya dengan jenaka, "Saya sih berminat, nggak tahu juga sananya".

Selama memimpin BTPN, Paulus menorehkan total aset perusahaan Rp 13 triliun dan total kredit Rp 9 triliun.

"Bank berjalan dengan sangat baik dan rencana-rencana penguatan di UMKM masih akan terus dilanjutkan oleh manajemen yang baru," kata Paulus mengenang hasil kerjanya di BTPN.

Rencana BTPN yang akan memperbesar porsi UMKM dengan membuka 100 kantor cabang pembantu belum sempat dinikmati Paulus. Kredit UMKM BTPN saat ini baru Rp 100 miliar.

Paulus memperoleh Sarjana Ekonomi dari Universitas Indonesia tahun 1981. Bergabung dengan BTPN sejak Maret 2006. Karir sebelumnya adalah menjabat Direktur Keuangan Bank Niaga Tbk serta menjadi ketua ALCO Bank Niaga Tbk. Jabatan terakhir sebelum bergabung ke BTPN adalah sebagai Kepala Perwakilan Bank of New York di Jakarta. (ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads