Jadi Gubernur BI, Harta Boediono Naik Rp 5 Miliar

Jadi Gubernur BI, Harta Boediono Naik Rp 5 Miliar

- detikFinance
Rabu, 23 Jul 2008 17:21 WIB
Jadi Gubernur BI, Harta Boediono Naik Rp 5 Miliar
Jakarta - Gubernur Bank Indonesia (BI) Boediono melaporkan harta kekayaannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam kurun waktu 2 bulan, harta Boediono bertambah Rp 5 miliar.

Boediono melaporkan harta kekayaannya bersama-sama dengan Hakim Konstitusi Mahfud MD dan Ketua BPK Anwar Nasution di Gedung KPK, di Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (23/7/2008).

Satu persatu para pejabat itu membeberkan rincian kekayaannya. Boediono adalah pejabat yang paling banyak total kekayaannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mantan Menko Perekonomian itu menyebut harta kekayaannya sebelum menjabat sebagai Gubernur BI berjumlah Rp 13.612.509.972 jumlah tersebut dari data 24 Februari 2006. Hartanya kemudian melonjak menjadi Rp 18.660.488.141 ditambah US$10 ribu pada 31 Mei 2008.

"Kenaikan hartanya lebih karena kenaikan NJOP (nilai jual objek tanah)," terang pria kelahiran Blitar, 25 Februari 1943 ini.

Boediono dilantik sebagai Gubernur BI pada 22 Mei 2008. Boediono menggantikan Burhanuddin Abdullah yang kini ditahan karena kasus korupsi aliran dana YPPI.

Berikut rincian laporan keuangan mantan Menkeu ini:

Harta tidak bergerak pada 24 Februari 2006 berjumlah Rp 2.282.228.000 menjadi Rp 5.881.865.000 per 31 Mei 2008.

Harta Bergerak alat transport dan mesin lainnya per 24 Februari 2006 Rp 646.700.000. Setelah menjabat sebagai Gubernur BI dengan data per 31 Mei 2008 Rp 512.500.000.

Surat berharga per 31 Mei Rp 600 juta:
1. Tahun investasi 2008 (hasil sendiri) per 31 Mei 2008, Rp 400 juta
2. Tahun investasi 2008 (hasil sendiri) per 31 Mei 2008, Rp 200 juta.


(ptr/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads