Baru Lulus Kuliah? Ini Tipsnya Biar Lancar Masuk Dunia Kerja

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 27 Sep 2019 11:45 WIB
2.

Bangun Hubungan

Baru Lulus Kuliah? Ini Tipsnya Biar Lancar Masuk Dunia Kerja
Ilustari. Foto: Unsplash/Brooke Cagle

1. Bekerja keras
Aturan pertama adalah untuk menjadi seorang manusia berguna yang berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Untuk itu, Anda memiliki kewajiban untuk bekerja keras di sebuah pekerjaan yang memanfaatkan keterampilan Anda untuk kemajuan masyarakat. Hal ini akan memungkinkan Anda untuk mencapai stabilitas finansial untuk menjadi individu yang sepenuhnya mandiri. Pekerjaan tidak seharusnya dianngap sebagai 'segalanya' dalam hidup Anda, namun menumbuhkan etos kerja yang baik akan membuahkan dampak positif bagi hidup Anda kedepannya.

2. Bayar Tagihan Tepat Waktu
Menyusul poin di atas, selain memiliki etos kerja yang baik, membayar sewa dan tagihan tepat pada waktunya juga merupakan sebuah kebiasaan penting untuk ditumbuhkan. Disiplin dalam mengelola keuangan akan memastikan bahwa Anda meminimalisir resiko menumpuknya hutang di masa depan. Anda dijamin akan mensyukuri kebiasaan ini di masa depan.

3. Bersihkan Rumah Seminggu Sekali
Sekilas, hal ini mungkin tampak tidak relevan. Apa bedanya sih seberapa sering Anda membersihkan rumah? Jawabannya sedernaha: rumah yang bersih akan jauh lebih menenangkan pikiran dan lebih baik bagi kesehatan Anda daripada rumah yang berantakan dan kotor. Membersihkan rumah Anda dengan rutin memang membutuhkan disiplin diri dan memakan energi, tetapi memelihara sebuah ruang yang bersih memakan jauh lebih sedikit energi dan waktu daripada membersihkan rumah yang kotor. Seperti halnya dua aturan di atas, menumbuhkan disiplin dalam kebiasaan bersih-bersih Anda akan membantu Anda menjalankan kehidupan yang positif serta produktif.

4. Makan dengan Baik dan Hidup dengan Baik
Makan dengan baik (eat well) bukan berarti makan dengan banyak. Makan dengan baik artinya mengkonsumsi makanan sehat yang memenuhi nutrisi bagi tubuh dan pikiran Anda. Kepraktisan makanan cepat saji memang menggoda: fast food dirancang untuk memiliki rasa yang lezat, dengan harga yang jauh lebih murah dan mudah diakses oleh siapa saja. Anda mungkin tidak melihat adanya efek buruk pada usia 20-an, namun mengkonsumsi makanan cepat saji setiap hari selama beberapa dekade akan memperlihatkan efek buruknya di kemudian hari. Makanan yang disiapkan langsung dan segar selalu merupakan yang terbaik, demikian juga halnya dengan mengkonsumsi porsi sayur mayur dan buah-buahan yang cukup setiap harinya. Berolahraga secara teratur juga penting untuk menjaga tubuh dan pikiran Anda tetap sehat dan kuat.

5. Bangun Relasi yang Bermakna
Alih-alih menjalin hubungan murni hanya untuk mengumpulkan kontak-kontak yang bermanfaat bagi karier Anda, berikan perhatian lebih untuk berinvestasi dalam menjalin hubungan berkualitas untuk jangka panjang. Orang pada umumnya tidak menanggapi obrolan 'dangkal' atau isyarat tidak tulus seperti membombardir seorang kenalan baru dengan promosi penjualan yang laku keras. Berkenalan lebih dalam dengan seseorang terlebih dahulu sebelum meminta bantuan mereka.