Sejumlah prestasi sudah ditorehkan mantan Deputi Menko Perekonomian ini. Bagaimana perjalanan karir seorang Bambang Susantono? Apa yang menjadi pencapaian yang paling dibanggakannya?
Berikut adalah petikan wawancara detikFinance dengan Bambang Susantono kala dijumpai di Stasiun Tawang, Semarang, Kamis (28/8/2014):
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saya berkarier awal di PU. Kemudian 10 tahun saya berkarier di Menko Perekonomian untuk fungsi koordinasi dan ke Perhubungan. Jadi memang dari perjalanan itu dan background saya di mana saya belajar mengajar masalah infrastruktur dan pengembangan wilayah. Di situlah mungkin saya lebih bisa cepat tune in menerapkan konsep-konsep untuk melaksanakan daripada di tempat lain.
Apa pencapaian yang dibanggakan selama di pemerintahan?
Tentu masyarakat yang melihat ya.
Dari berbagai proyek yang Anda terlibat di dalamnya, apa yang paling berkesan dan memuaskan?
Menurut saya kesan yang mendalam ada beberapa. Pertama jalur ganda kereta api yang dikerjakan begitu banyak orang, begitu banyak komitmen, dan tingkat kesulitannya juga cukup terutama pembebasan lahan. Semua dikerjakan dalam waktu yang singkat karena harus selesai dalam 2,5 tahun. Saya kira keberadaan jalur ganda ditunggu untuk memperingan beban jalan.
Kedua adalah penyelesaian Sabuk Selatan Nusantara dan Sabuk Tengah Nusantara. Kalau yang selatan itu adalah jalur logistik barang dan penumpang dari Sabang sampai Merauke yang merupakan perpaduan jalan raya dan ferry penyeberangan. Dengan sabuk itu memungkinkan kendaraan berat dari poin ke poin yang lain meskipun kita negara kepulauan.
Terakhir 2013 kemarin kita selesai Sabuk Selatan Nusantara, di mana disebutkan Dobo sampai Tomako dan diteruskan sampai Merauke. Awal tahun ini Sabuk Tengah Nusantara yang kita selesaikan juga perpaduan jalan nasional dan ferry penyeberangan yang menghubungkan khatulistiwa. Artinya dia menghubungkan pulau-pulau seperi Kalimantan, Sulawesi, dan Maluku. Terakhir antara Wahau ke Fak-fak di Papua. Dengan dua sabuk ini, hanya satu sabuk yang belum selesai yaitu Sabuk Utara Nusantara. Rangkaian sabuk ini adalah investasi laut itu bukan pemisah tetapi sebagai perekat negara. Tahun depan adalah bagaimana meningkatkan kualitas ketersambungan itu. Seperti kapalnya diperbesar.
Lalu Pendulum Nusantara. Ini baru konsep dan akan dikembangkan oleh Pak Jokowi. Konsep ini adalah pengembangan yang terbatas pada lima pelabuhan utama Belawan, Jakarta, Surabaya, Makassar, dan Sorong. Kemudian kita siapkan Inaport Net layanan elektronik proses untuk lima pelabuhan utama. Itu yang paling berkesan.
Bagaimana dengan bandara-bandara baru?
Bandara-bandara di daerah timur dan daerah terpencil. Tahun ini sudah dioperasikan Tual-Wagete Baru, jadi kita membuka keterisolasian daerah di timur. Kalau kita lihat di peta jalurnya hanya dua kalau tidak lewat bandara atau laut. Bandara sangat penting. Kita bangun 14 bandara selama 2-3 tahun terakhir. Ini sangat memberikan dampak.
Selain proyek, apa hal-hal yang mengesankan?
Reformasi birokrasi Kementerian Perhubungan. Itu kita lakukan karena harus ada sistem dan penempatan orang. Tahun ini saya dengan Pak Menteri memberlakukan fit and proper test untuk menduduki eselon I, II, III. Ada assessment dan sosiometrinya. Lalu ada sidang terbuka para calon dinilainya. Mereka mencoba membuka visi misinya jadi lebih terbuka memberikan tugas dan tanggung jawabnya.
Lalu One Stop Shop. Maksudnya Kementerian Perhubungan ini banyak perizinan, kita simplifikasi. Kita baru melangkah dengan membuat tempatnya untuk perizinan kapal laut, bandara, pesawat udara, penerbang, lalu rute-rute antara kota dan provinsi. Jadi sebanyak mungkin harus melalui elektronik.
Dari berbagai pencapaian itu, apa yang paling berkesan?
Khusus untuk jalur ganda, memang saya punya SK khusus itu yang menyebabkan saya lebih bertanggung jawab dari segi koordinasi. SK-nya dari Menko Perekonomian. Kalau disebut paling banyak sama dengan pengembangan laut. Udara juga tetapi mungkin belakangan. Laut yang pendulum lalu Inaport Net. Kemudian bandara lebih ke arah monitoring saja.
(wij/hds)










































