Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 31 Mei 2018 08:45 WIB

Wawancara Khusus Dirjen Bina Marga

Truk 'Obesitas' Kian Penuhi Jalanan RI

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Dok. Ditjen Bina Marga Foto: Dok. Ditjen Bina Marga
Jakarta - Keberadaan truk-truk bermuatan lebih atau overload di sepanjang jalanan pantai utara (Pantura) Jawa adalah realita yang harus dihadapi oleh pemerintah selama bertahun-tahun. Selama bertahun-tahun pula, keberadaan truk-truk 'obesitas' tersebut membuat pemerintah harus mengeluarkan 'dana abadi' yang diperuntukkan bagi pemeliharaan jalan di Pantura.

Bukan tanpa usaha, sejumlah cara sudah dilakukan pemerintah untuk mengurangi praktik yang melanggar aturan ini di jalan. Namun, keberadaan truk-truk 'obesitas' tersebut justru masih saja ada, bahkan jumlahnya makin bertambah banyak, termasuk di jalan tol.

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktorat Jenderal Bina Marga bahkan mengaku kewalahan dan serba salah karena stigma 'dana abadi' yang melekat kepada mereka masih sulit dihilangkan. Pasalnya, keberadaan truk-truk overload tersebut makin banyak, sementara penyediaan infrastruktur jalan yang layak harus terus disediakan bagi masyarakat.

Hal ini membuat dana preservasi jalan banyak yang terpusat untuk perbaikan jalan rusak yang disebabkan oleh truk-truk overload tersebut. Padahal, dana tersebut seharusnya bisa digunakan untuk membangun jalan baru di daerah lain.

Kepada detikFinance, Direktur Jenderal Bina Marga Arie Setyadi Moerwanto blak-blakan menjawab kondisi terkini jalanan nasional yang dipenuhi oleh truk 'obesitas'. Berikut wawancara lengkapnya saat ditemui detikFinance di kantornya, Senin (28/5/2018). (eds/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com