Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 19 Nov 2018 19:04 WIB

Wawancara Khusus Menteri Perhubungan

Buka-bukaan Menhub soal Sanksi untuk Lion Air

Selfie Miftahul Jannah - detikFinance
Halaman 1 dari 5
Foto: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Ari Saputra-detikcom) Foto: Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi (Ari Saputra-detikcom)
Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi buka-bukaan mengenai sanksi Lion Air pasca satu bulan tragedi jatuhnya Pesawat PK-LQP di perairan Karawang, Jawa Barat.

Hingga saat ini penyebab soal jatuhnya pesawat baru milik Boeing, masih diselidiki. Berbagai indikasi muncul, mulai dari kerusakan mesin sampai kelalaian mekanik memeriksa kondisi pesawat sebelum terbang.

Sebagai langkah hukuman awal Kementerian Perhubungan hanya membebastugaskan sementara direktur teknik Lion Air beserta divisi teknik yang menangani Pesawat dengan nomor badan PK-LQP itu. Sementara sanksi berat tidak dikenakan kepada maskapai dengan logo singa merah itu.

detikFinance mendapatkan kesempatan wawancara khusus bersama Budi Karya di rumah dinasnya akhir pekan kemarin. Budi membahas mengenai apa saja yang sudah dilakukan Kementerian Perhubungan untuk memperbaiki tingkat keselamatan dan ketepatan waktu dari beberapa maskapai nasional terutama Lion Air.

Selain itu, Budi Karya juga buka-bukaan soal Merpati hidup kembali, transportasi online sampai persiapan mudik untuk pemeriksaan jalur di tol Trans Jawa jelang Natal dan Tahun Baru. Berikut wawancara lengkapnya: (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed