Wawancara Khusus Ketua OJK

Reformasi Industri Asuransi hingga Perbaiki Citra Pasar Modal

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 20 Jan 2020 19:28 WIB
Foto: Agus Dwi Nugroho / 20detik
Jakarta - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso mengungkapkan pihaknya akan melakukan reformasi di sektor industri jasa keuangan non bank, seperti asuransi, dana pensiun, dan lembaga pembiayaan.

"Lembaga non bank ini sama sekali belum disentuh reformasi. Ke depan, semua lembaga keuangan non bank harus punya kebijakan risk management, risk appetite-nya harus jelas," kata Wimboh yang juga merupakan Guru Besar Manajemen Risiko di Universitas Negeri Sebelas Maret kepada Tim Blak-blakan detikcom.

Berkaitan dengan manajemen risiko yang jadi perhatian OJK antara lain mengatur seputar pedoman operasi yang jelas, risiko apa saja yang mungkin terjadi, cara menghitungnya, siapa yang tanggung jawab, hingga instrumen mana yang boleh dan tidak, serta permodalan dan ekosistem keuangannya.

Dengan kesiapan seperti itu, pihaknya sebagai pemegang otoritas akan mendapatkan informasi yang akurat dalam potensi risiko di industri jasa keuangan non bank. Pihaknya juga bisa memberikan saran dan arahan yang jelas.

Setelah semua pedoman itu dipenuhi, tahap berikutnya adalah membentuk Lembaga Penjaminan Polis. Tapi bila terburu-buru tanpa mempersiapkan berbagai pembenahan.

Wimboh Santoso juga menyoroti soal pembenahan ekosistem di pasar modal. Dirinya juga menyoroti kinerja sektor perbankan nasional yang belum mampu menunjukkan taringnya di ASEAN.

Berikut wawancara detikcom dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso:

lanjut ke halaman berikutnya
Selanjutnya
Halaman
1 2 3