ADVERTISEMENT

Pandu Patria Sjahrir Ungkap Fakta Unik Pertemuan Elon Musk dan Jokowi

Ilyas Fadilah - detikFinance
Jumat, 20 Mei 2022 15:42 WIB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berkunjung ke markas Space X menemui Elon Musk, pada Minggu 15 Mei kemarin. Pertemuan itu membahas potensi kerjasama Indonesia dengan bos tesla di bidang investasi teknologi.

Direktur TBS Energi Utama Pandu Patria Sjahrir mengungkapkan jika pertemuan itu digagas oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan. Pandu menyebut butuh 8 bulan untuk mempersiapkan pertemuan antara keduanya.

Pandu sendiri merupakan salah satu pengusaha yang ikut bersama Luhut saat bertemu Elon Musk sebelum pertemuan dengan Jokowi.

Dibalik pertemuan yang banyak diperbincangkan netizen ini, banyak fakta menarik yang jarang diketahui. Berikut wawancara eksklusif detikcom dengan Pandu Sjahrir yang ikut dalam rombongan Luhut saat bertemu Elon Musk.

Sempat ngobrol atau negor Elon Musk?

Kita ngobrol, ya sebenarnya itu agak langka juga sih bisa ketemu Tesla dan seorang Elon Musk

Deal-nya lama nggak itu pertemuan?

Sebenarnya ngomongnya sudah lama, sudah dari 8 bulan yang lalu, tapi sebenarnya omongannya beda-beda. Sempat ngomong Space-X dan Tesla. Dan kebetulan mulai bergeraknya itu dua-tiga bulan yang lalu gara-gara ada deal antara CATL dan LG. Nah dari sisi Teslanya semangat, apa yang bisa dikerjain.

Nah pas ketemu saya juga kaget, karena saya kesana datang pingin ketemu, pingin tau ini Elon Musk sebenarnya kaya gimana? Satu yang saya lihat walaupun semua hanya komen bajunya, tidak ada yang komen substance-nya. Jadi kalau ngomongin komen satu yang saya lihat itu dia sangat prepared.

Padahal, pada hari yang sama, satu jam setelah meeting kita, dia announce akan membeli twitter. Jadi dia nggak tidur sebenarnya. Di hari yang sama, jamnya sejam setelah kita meeting. Jadi yang hebat dari dia itu dia sangat fokus. Dia sangat tahu tentang Indonesia, 270 juta populasi, 150 juta middle class growing dan sebagainya.

Ketemu dia nggak ada small talk?

Nggak, langsung. Tapi enak karena orangnya sangat humble. Yang enak dari dia sangat humble itu "sorry ya saya kaya gini, bajunya kaya gini,". Tapi sudah di infokan sebelumnya bahwa ini akan rileks. Saya aja waktu itu mau ganti baju kaya gini cuman kan nggak boleh, wong pak Luhut pake jas ya kita harus ikut pake jas.

Padahal kita udah siap pakai hoodie. "Wah ini pasti enak nih meetingnya," semua udah pingin santai gitu nggak boleh. Tapi yang penting satu ini substance-nya, dia sangat well prepared. Dia walaupun kurang tidur tau apa yang mau ditanyain, jadi enak meetingnya.

Lanjut dihalaman berikutnya.

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT