Mustafa: Saya Bukan Titipan Golkar

Mustafa: Saya Bukan Titipan Golkar

- detikFinance
Kamis, 22 Mar 2007 14:11 WIB
Mustafa: Saya Bukan Titipan Golkar
Jakarta - Wapres Jusuf Kalla membela habis-habisan Mustafa Abubakar. Kabar yang beredar, Mustafa merupakan titipan dari Kalla. Apa komentar mantan pejabat Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam ini?"Saya rasa tidak benar," tegas Mustafa dalam wawancaranya dengan wartawan usai ramah tamah dengan para karyawan di kantor Bulog, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (22/3/2007).Berikut petikan wawancara wartawan dengan Mustafa yang sangat ramah dengan wartawan ini:Apa agenda hari pertama di Bulog ?Saya silaturahmi pada pertemuan perdana memperkenalkan diri sebagai pimpinan baru serta Dewan Pengawas yang baru. Alhamdulillah kita serahkan semua pada Allah. Yang penting, aspirasi yang berkembang di para karyawan, ada niat untuk memacu perbaikan, yang harus mulai diperbaiki dari dalam disamping meneruskan yang sudah baik dan telah dirintis. Ada anggapan kursi pimpinan Bulog adalah sapi perahan parpol ?Itu dia, aspirasi para karyawan bertekad untuk tidak seperti itu. Saya senang sekali karena bukan dari kami para pimpinan, tapi para karyawan yang menyuarakan mengharapkan agar tidak terjadi hal itu.Mengenai harga beras dan kebijakan-kebijakan Bulog ?Harga beras belum dibahas. Setelah pertemuan ini ada pertemuan staf. Posisi Dirut Bulog rawan, apa komentar Anda ?Kita serahkan pada Allah, yang penting niat kita mengabdi. Saya senang Dewan Pengawas juga punya tekad yang sama dengan saya. Saya sembahkan apa yang saya punya semaksimal untuk pengabdian kerja bagi masyarakat. Ada penolakan terhadap posisi Anda ? Saya tidak merasa ada penolakan, mereka (karyawan) hangat sekali penyambutan dari keluarga Bulog. Kami semua merasa telah menjadi bagian dari keluarga besar. Ini positif sekali untuk langkah awal. Saya akan menjaring aspirasi para karyawan, saya sebut manajemen partisipatif dengan berani mengemukakan pendapat. Ini budaya baik untuk diteruskan.Kabarnya Anda titipan dari Golkar ?Saya rasa tidak benar. Itu semua tidak benar, khususnya saya itu bukan dari political, tapi profesional yang notabene PNS.100 hari pertama apa yang akan dilakukan ?Hari pertama perkenalan dengan seluruh karyawan, kita sambung rasa mendekatkan hati sampai jabat tangan. Tadi kalian kan melihat sendiri. Saya merasa sudah satu keluarga, walaupun hari pertama. After lunch ini kita akan rapat dengan staf teras dan Dewan Pengawas melakukan rapat internal.Akan bersih-bersih di tubuh Perum Bulog yang kabarnya banyak koruptor ?Tentu saja, kan ada wing kiri dan wing kanan. Untuk yang wing kanan itu, kita punya misi pelayanan umum yang disebut public service obligation yang sebagian besar tugas Bulog. Kita sekarang fokus yang besar ini. Sedangkan yang wing kiri, usaha bisnis untuk profit making. Disini porsinya kecil. Sementara yang tengah untuk capacity building. Kalau bersih-bersih, di perjalanan nanti akan terihat mana yang emas, mana yang loyang, mana yang suka di kolam bersih, mana yang suka di kolam keruh. Tapi saya tidak bilang ada atau tidak. Tapi dalam perjalanan nanti akan ketemu sendiri. (qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads