Wawancara Khusus Dirut Indosat (1)
Dapat Jabatan 1 Jam Jelang RUPS
Rabu, 13 Jun 2007 12:05 WIB
Jakarta - Johnny Swandi Sjam baru satu minggu menjabat Direktur Utama PT Indosat Tbk dalam RUPS 5 Juni lalu. Indosat yang pendapatan terbesarnya dari seluler, dianggap pantas dikomandoi Johnny yang sudah lama mengurus Satelindo.Perjalanan Johnny menjadi dirut sebelumnya diselimuti banyak ketidakpastian. Meski sebelumnya disebut calon kuat dirut Indosat, nama pria minang ini sempat redup dibayangi nama lain seperti Arwin Rasyid, mantan dirut Telkom.Namun suratan tangan akhirnya berpihak kepada Johnny yang sebelumnya sudah beberapa kali masuk bursa dirut IndosatJabatan dirut Indosat bisa dibilang kursi panas karena sorotan publik yang begitu tinggi setelah kepelikan mayoritas perusahaan telekomunikasi ini dipegang Singapore Techologies Telemedia (STT).Bagaimana Johnny melihat jabatan barunya? Apakah ada tugas khusus yang harus diembannya dari pemegang saham?Berikut wawancara khusus reporter detikFinance Irna Gustia, Dadan Kuswarahardja dan Achmad Rouzny Noor II dengan Johnny yang berlangsung di Selasa sore yang santai di ruang kerjanya, Gedung Indosat, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (12/6/2007).Beberapa kali jabatan Dirut Indosat berlangsung singkat, bagaimana Anda memandang posisi baru ini?Kalau saya melihatnya sebagai suatu amanah yang harus dijalankan. Bagaimana menjalankan semua kemauan pemegang saham supaya Indosat semakin maju. Saya sih dari dulu kerja saja yang baik, yang optimal.Kalau kita kerja yang baik saja menurut saya mau diganti atau enggak itu tergantung pemegang saham ya kita gak bisa apa-apa. Tapi kalau berdasarkan pengalaman saya yang dulu-dulu kerja saja yang bagus Apakah jabatan Dirut Indosat ini memang target karir Anda?Saya selalu bilang kalau kerja itu gak harus jadi dirut atau harus jadi direktur. Pokoknya sekarang kalau saya ditempatkan di sini saya berusaha membuat yang terbaik bagi perusahaan sesuai bidang yang diberikan kepada saya. Jadi saya tidak berpikir harus begini harus begini, tidak. Saya bekerja yang sebaik-baiknya. Ya InsyaAllah lah kalau kita kerja yang baik maka yang lain-lainnya menurut saya mengikuti.Anda tahu bakal pasti jadi Dirut Indosat kapan?Hahaha...ya sebelumnya memang saya dikasih tahu juga, satu atau beberapa jam sebelumnya.Tapi itu kan subject to RUPS, karena semua pasti bisa berubah. Kita punya pengalaman juga dulu (RUPS Indosat 30 September 2004 yang akhirnya kursi dirut dikosongkan) sampai detik terakhir akhirnya nggak ada dirutnya. Makanya kalau buat saya kita lihat saja, nanti dirutnya seperti apa.Anda mulus jadi Dirut Indosat karena didukung Serikat Pekerja (SP)?Saya dekat dengan semua karyawan, tapi meski dekat tidak akan memanfaatkan SP. Bahkan saya sarankan SP harus independen, jangan ikut campur di dalam urusan apakah itu pemilihan direksi. Tugas utama SP adalah memperjuangkan pekerja agar sejahtera.Waktu diangkat menjadi dirut apa ada tugas khusus yang diemban dari pemegang saham ?Kalau pemegang saham mengatakan saya bagaimana bisa membawa perusahaan ini menjadi lebih baik, jadi value-nya meningkat. Yang paling penting membawa perusahaan ini value-nya meningkat pelayanannya menjadi baik. Apakah market-nya meningkat, revenue-nya meningkat itu saja yang diharapkan pemegang saham..Jadi selain dari sisi kinerja tidak ada tugas khusus lain ?Tidak ada. Jadi sekarang bikin lebih baik, saya dipercaya sekarang, saya dikasih tahu ya kan begitu, ada good news ada bad news. Good news dipilih sebagai dirut, bad news-nya ini ada kepercayaan yang sangat berat untuk bisa mewujudkan Indosat yang semakin maju.Pemegang saham Indosat kan ada pemerintah, STT dan publik, siapa yang paling banyak maunya ?Yang besar itu publik loh kadang-kadang kita gak lihat, 45 persen saham Indosat dimiliki publik. STT itu 40 persen sekian, pemerintah 14 yang besari itu adalah publik.Justru yang repot itu publik, karena anytime dia bisa datang, bisa seminggu sekali, itu yang datang. Yang kewajiban kita setiap 3 bulan kitaharus road show kinerja perusahaan kita. Bagaimana tantangan kita ke depan, membuat lebih baik. Tiap 3 bulan kita harus keliling, road show apakah di Asia, Eropa, Amerika itu yang harus kita lakukan. Yang lain itu, kalau kita tak sempat kunjungi ya mereka datang. Apakah dia sudah pemegang saham apakah dia calon pemegang saham, mau beli dia tanya-tanya dulu sama kita. Hampir tiap minggu ada aja yang datang ke sini sih, seminggu bisa 2-3 kali yang datang ada saja. Yang repot yang publik ini karena harus kita ladeni.Tapi kenapa yang banyak disorot itu STT melulu ?Karena dia kan pemegang saham terbesar, itulah barangkali yang menjadi perhatian orang-orang.Ada target khusus yang Anda lakukan misal dalam 100 hari kerja pertama ?Saya pikir Indosat sudah set up. Saya kebetulan bukan orang baru di direksi Indosat sebelumnya saya anggota direksi juga. Bagaimana membuat target-target ini sesuai dengan yang kita rencanakan.Harapan saya target saya adalah bagaimana kita bisa above the target, itu saja yang saya harapkan, mengajak teman-teman semua kita usahakan target ini bisa kita lampaui.Kita itu di manajemen diberikan yang namanya key performance indicator, berapa target pendapatannya, berapa target EBITDA-nya kita diberikan ukuran-ukuran. Nah ukuran-ukuran itu yang harus kita capai. Tapi selain ukuran tersebut, target-target itu hasilnya harus kita bandingkan dengan 10 operator lainnya di Asia. Kalau kita bilang kita bagus kita achieve, how we benchmark with others. Jadi ukurannya kita mencoba membawa perusahaan ini world class company. Kita bisa dibandingkan dengan perusahaan lain, kalau dia tumbuh sekian persen, kita tumbuh sekian persen nggak.Target RKAP (rencana kerja anggaran perusahaan) kan target internal. Selain target internal kita juga dikukur dengan lingkungan, artinya lingkungan itu operator lainnya. Kalau operator lainnya bisa tumbuh sekian persen kenapa kita enggak.
(ir/qom)











































