Toyota, Prius dan Global Warming

Wawancara Johnny Darmawan:

Toyota, Prius dan Global Warming

- detikFinance
Jumat, 07 Des 2007 10:45 WIB
Toyota, Prius dan Global Warming
Jakarta - Industri otomotif dianggap sebagai salah satu biang keladi pemanasan global. Toyota sebagai salah satu produsen mobil terbesar didunia tak mau tinggal diam. Apa saja yang mereka lakukan untuk menjawab isu tersebut?

detikFinance
pun melakukan wawancara khusus dengan Presiden Direktur PT Toyota-Astra Indonesia Johnny Darmawan dalam roadshow Jakarta-Bali, 28 November hingga 3 Desember 2007.

Penggemar wisata kuliner ini menerima reporter detikFinance di Pendopo Kepatihan DI Yogyakarta, Jum'at (30/11.2007) dan Resto Ulam, Nusa Dua, Bali, Selasa (4/12/2007). Berikut petikan wawancaranya:

Bagaimana Toyota menghadapi isu pemanasan global?

Yang pasti kami mendukung program pemerintah. Untuk itu, kami mengeluarkan produk kendaraan ramah lingkungan yaitu Toyota Prius.

Bagaimana penggunaan bahan bakar Toyota Prius ?

Seperti yang telah di buktikan, Prius setelah menempuh perjalanan Jakarta-Bali terbukti penggunaan bahar bakar 1:25 hingga 1:30.

Kapan Prius akan terjangkau pasar?

Dalam pembuatan mobil, harga di tentukan dari skala atau volume. Kalau skala atau volume kan Prius belum maksimal karena baru diluncurkan. Sedangkan produk lainnya sudah banyak. Kalau Prius kan baru seumur jagung. Jika volume meningkat maka Prius bisa terjangkau.

Targetnya kapan?

Saya pikir permasalahannya, dapatkah masyarakat menerima denganan harga mahal. Yang kedua, masalah peralatan/maintanance sangat tergantung dengan fuel quality. Contohnya, kalau harga terjangkau, pemerintah memberikan insentif.

Pemerintah harus punya will untuk menyukseskannya.

Termasuk penurunan pajak?

Ya. Sehingga volume produksi akan banyak.Yang kedua, pemerintah harus bisa mewujudkan fuel quality lewat Pertamina. Karena ini (Prius) sangat sensitif terkait bahan bakar. Antara bensin dengan listrik. Jika ini saling menyambut, saya rasa ATPM siap.

Bagaimana Anda melihat langkah-langkah keduanya?

Kalau saya lihat, dari pemerintah lewat presiden SBY, sudah care. Kemudian Pertamina juga sudah membuat fuel quality euro 2.

Jadi kapan pastinya Prius dilepas ke pasar?

Yah, nunggu dua hal di atas. Percuma kalau kita lepas ke pasar tapi fuel-nya masih jelek, umpamanya.


(qom/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads