Lee Cooper Tertantang di Pasar RI

Lee Cooper Tertantang di Pasar RI

- detikFinance
Selasa, 11 Mar 2008 09:07 WIB
Lee Cooper Tertantang di Pasar RI
Jakarta - Lee Cooper menganggap Indonesia sebagai pangsa pasar yang potensial. Hanya saja kepulauan yang tersebar dan kemampuan beli masyarakat yang tidak merata menjadi tantangan.

Setelah menguasai pasar Asia, Lee Cooper akan menajamkan kukunya dengan memulai bisnisnya di Jepang dan Australia dalam waktu dekat.

Berikut petikan wawancara detikFinance dengan Head of Sales Lee Cooper Group Bruno Delalonde disela BritChamp Business VVIP di Hotel Sangri-La, Selasa (4/3/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Lee Cooper sudah berdiri 100 tahun, dan berada selama 18 tahun di Indonesia. Bagaimana market share Indonesia bagi Lee Cooper?

Lee Cooper merupakan salah satu top brand di Indonesia, antara nomor satu dan dua. Ini merupakana kesuksesan bagi Lee Cooper.

Lalu apa yang diharapkan selanjutnya?

Akan banyak generasi baru lahir. Kami berharap bisa merangkul konsumen generasi baru di Indonesia itu. Karena kami juga berkompetisi untuk memimpin pasar Indonesia yang memiliki seribu pulau yang tersebar. Lokasi antar pulaunya jauh-jauh, dan populasinya banyak. Saya pikir kami nggak akan bikin pabrik, tapi lebih pada pengembangan merek. Seperti Anda tahu, merek kami sudah cukup baik terbangun, tinggal bagaimana kami meningkatkan bisnis kami lagi. Melalui toko-toko Lee Cooper, dan departemen store yang menjual produk kami.

Diantara persaingan yang ketat, bagaimana Anda menghadapinya?

Kami adalah satu-satunya yang menawarkan busana denim dengan gaya khas Inggris. Kebanyakan yang lainnya berasal dari Amerika. Karenanya kami sangat berbeda, kami punya lebih banyak style, unik, warisan gaya rock n roll yang kental, sangat khas Inggris. Tapi kami juga sangat Europa. Apalagi (di Lee Cooper Internasional) ada teman saya dari Belanda, ada yang Perancis. Jadi kami sangat Eropa.

Apa yang diharapkan dari iklim invesasi di Indonesia? Apa kesempatan dan tantangannya?

Kesempatannya kami sudah menjadi brand yang dikenal, dan banyak pelanggan yang setia. Tantangannya lebih bagaimana menarik generasi baru, untuk itu kami membutuhkan investasi di public relation, pemasaran, dan lain-lain. Bukan hanya menjaga pelanggan setia, tapi juga menarik generasi baru.

Apa segementasi pelanggan yang ditargetkan di Indonesia?

Kami menargetkan pangsa pasar kelas menengah sampai atas.

Dan kalian akan menjaga pangsa pasar itu?

Ya, bentuk ekonomi Indonesia sangat bagu, Makin banyak orang dengan cukup uang, jadi kami percaya pasar ini akan jadi pasar yang berkembang bagus.

Ada hambatan tidak berbisnis di Indonesia?

Bukan hambatan sih, tapi secara alamiah populasinya tersebar di banyak pulau, dengan kemampuan membeli yang berbeda. Seperti di Jakarta sangat tinggi, sementara beberapa pulau lainnya rendah. Bahkan, panjang wilayah Indonesia itu seperti dari Perancis Barat sampai Moskow. Jadi tantangannya lebih ke luasnya wilayah Indonesia, dan perbedaan kemampuan beli masyarakatnya.

Bagaimana iklim bisnis Indonesia?

Bagus, bagus

Jadi Lee Cooper akan tetap di Indonesia?

Ya, nggak hanya pas krisis, kami bahkan tak terpikir pergi dari Indonesia. Kami terus memegang kepercayaan pelanggan, kami ingin merangkul generasi baru.

Bagaimana penjualan di 2008?

Kami berharap pertumbuhan 15-20% di Indonesia.

Apa akan mengembangkan bisnis?

Ya, kami sudah ada di beberapa negara berkembang seperti Indonesia. Kami juga memulai di China tahun kemarin, Kami juga sudah ada di Thailand, Korea, Singapura dan Malaysia. Di Asia kami cukup kuat. Sekarang kami sedang berencana mengembangkan ke Jepang. Di 2008 kami akan mulai di Jepang dan kemudian Australia.

Memang belum pernah masuk ke Jepang dan Australia?

Belum

Baru masuk di 2008?

Yup

Masuk ke Jepang tepatnya kapan? Kuartal kedua?

Mungkin kalau nggak 2008 ya 2009. Kami masih diskusi dengan partner Jepang kami. Belum pasti apa tahun ini atau tahun bsk.

Begitu juga Australia?

Ya, tapi Australia di 2008, kami sudah mulai disana. (lih/ir)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads