detikfinance

BI Pasrah Soal 2 Calon Gubernur

Wahyu Daniel - detikfinance
Kamis, 21/02/2008 10:59 WIB
Jakarta - Bank Indonesia (BI) pasrah atas pencalonan 2 calon gubernur BI untuk menggantikan Burhanuddin Abdullah. BI kini tinggal menunggu proses lanjutan oleh DPR.

"Yang bergulir inikan sudah diajukan oleh presiden ke DPR. Sekarang kita tinggal menunggu bagaimana prosesnya saja," ujar Deputi Gubernur BI Budi Mulya di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (21/2/2008).

Sayangnya saat ditanya lebih lanjut mengenai pencalonan Agus Martowardojo dan Raden Pardede, Budi Mulya hanya memberikan jawaban normatif. Budi meminta wartawan untuk membaca lagi sikap Dewan Gubernur BI yang pernah dibacakan oleh Burhanuddin Abdullah 12 Februari lali.

"Mengenai stance BI, prefer kepada pernyataan Gubernur BI bersama kami Dewan Gubernur 12 Februari lalu," ujarnya.

Pada 12 Februari lalu, DG BI merilis 8 pernyataan terkait perkembangan kasus aliran dana YPPI yang berujung pada penetapan Burhanuddin, Oey Hoey Tiong dan Rusli Simanjuntak sebagai tersangka.

Dalam poin keempat, DG BI berharap bahwa proses pemilihan Gubernur yang akan datang akan dilakukan secara lebih fair, bersih, objektif, dan bertanggung jawab.

Terkait ongkos moneter yang dikatakan oleh Pimpinan BI Bandung Sugiharto mencapai US$ 5 miliar setelah penetapan Burhanuddin sebagai tersangka, Budi Mulya menolak untuk menjelaskannya. Menurutnya, semua upaya stabilitasi senantiasa memerlukan ongkos moneter.

"BI senantiasa berkepentingan untuk menjaga stabilitas rupiah dan itu dilaksanakan selama ini dan bicara selama ini ya termasuk periode di masa itu. Itu hal yang rutin bagi BI menjaga stabilitas rupiah," jelas Budi Mulya secara normatif.



(dnl/qom)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.