detikfinance

IPO Garuda, KS dan PP Masuk Program 100 Hari

Angga Aliya ZRF - detikfinance
Selasa, 24/11/2009 16:28 WIB
(foto: dok detikFinance)
Jakarta - Tiga penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO) Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masuk dalam program 100 hari Kementerian Negara BUMN.

Menurut Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar, tiga perusahaan plat merah itu antara lain PT Pembangunan Perumahan (PP), PT Krakatau Steel dan PT Garuda Indonesia.

"Setelah BTN, yang paling cepat bisa IPO itu PP," katanya di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa (24/11/2009).

Ia mengatakan, saat ini PP masih menunggu terbitnya Peraturan Pemerintah. Pihaknya masih menggodok rencana terbitnya PP tersebut. PP telah menunjuk konsorsium DBS Securities, Danareksa Sekuritas, dan Mandiri Sekuritas.

Rencananya BUMN Karya tersebut bakal melepas 30-35% sahamnya ke pasar dengan target raupan dana Rp 1,5 triliun. Perusahaan plat merah itu sendiri mentargetkan masuk lantai bursa di akhir tahun 2009.

Sementara Krakatau Steel, saat ini masih melakukan pengkajian terhadap rencana tersebut. Sesuai persetujuan DPR, BUMN baja itu diperkenankan melepas sahamnya sebanyak 30 persen dengan target raupan dana sekitar Rp 3-4 triliun.

Sedangkan Garuda Indonesia berniat melangsungkan aksi korporasi tersebut bulan Juni 2010. Saham yang dilepas maksimal sebanyak 40 persen. Sedangkan target raupan dananya sekitar Rp 4 triliun.

Sementara untuk tiga PT Perkebunan Nusantara (PTPN), yaitu III, IV dan VII masih harus meminta restu terlebih dahulu dari DPR. "Sementara kita (utamakan) PP dulu," katanya.



(ang/dro)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.