detikfinance

Tol Cikampek-Palimanan Rp 12,5 Triliun Rampung September 2014

Suhendra - detikfinance
Kamis, 08/12/2011 11:40 WIB
//images.detik.com/content/2011/12/08/4/tol-dalam.jpg
Purwakarta -PT Lintas Marga Sedaya selaku pemegang konsensi tol Cikampek-Palimanan menargetkan penyelesaian pembangunan September 2014. Tol sepanjang 116 Km tersebut hari ini mulai dibangun.

"Jalan tol ini, dijadwalkan untuk rampung pada bulan September 2014," kata Presiden Direktur PT LMS Muhammad Fadzil dalam sambutannya pada acara groundbreaking, di Cikopo, Purwakarta, Kamis (8/12/2011)

Ia mengatakan desain proyek tol Cikampek-Palimanan telah disesuaikan dengan standar jalan tol di Indonesia yang mengacu pada kualitas, keamanan, dan ramah lingkungan.

"Kami berencana untuk menanamkan lebih dari 25.000 pohon sepanjang jalan tol Cikampek-Palimanan," katanya.

Menurut Fadzil dimulainya pembangunan proyek tol ini sebagai realisasi dari perjanjian awal konsesi dengan pemerintah pada 2007 lalu. Pada 27 Oktober 2011 lalu, LMS telah mengamandemen Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT)

Total investasi pembangunan jalan tol Cikampek-Palimanan sebesar Rp 12,56 triliun dengan masa konsesi 35 tahun. Pendanaan berasal dari modal sendiri 30% dan pinjaman sindikasi perbankan yang dipimpin oleh Bank Mandiri dan BCA.

LMS merupakan perusahaan patungan dengan kepemilikan perusahaan Malaysia, Plus Expressways Berhad (55%), dan PT Baskhara Utama Sedaya (45%).

Plus Expressways Berhad adalah anak perusahaan UEM Group Berhad Malaysia. Sementara itu PT Baskhara Utama Sedaya merupakan konsorsium terdiri dari PT Interra Indo Resources, PT Bukaka Teknik Utama dan PT Baskhara Lokabuana.
(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut