detikfinance

Daftar 15 Perusahaan 'Kaya' Tanpa Utang

Nurul Qomariyah - detikfinance
Jumat, 27/01/2012 07:30 WIB
Daftar 15 Perusahaan Kaya Tanpa Utang
New York -Krisis finansial telah memberikan implikasi serius pada sejumlah perusahaan, dengan beban utang yang terus meningkat. Namun ternyata sebagian dari perusahaan-perusahaan tetap bisa beroperasi penuh dengan tingkat utang yang rendah dan sebagian memilih tidak mau menerbitkan surat utang sama sekali.

Bahkan perusahaan-perusahaan ini tetap memegang tunai, memiliki aset yang sangat likuid untuk akuisisi atau mendanai investasi lain di masa depan. Berdasarkan data yang dikutip dari CNBC, hanya 22 perusahaan di daftar S&P 500 yang tercatat tidak memiliki utang pada neraca pembayarannya.

Berikut daftar 15 perusahaan yang tidak memiliki utang dengan tingkat pengembalian di level 15%, atau melebihi gain S&P 500 yang hanya 2% pada tahun lalu:

1. Apple (AAPL)





  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 30,2 miliar
  • Total aset: US$ 116,37 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 22,3%.
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 24,6%.
  • Catatan: Apple juga memiliki tambahan dana investasi jangka panjang : US$ 67,5 miliar.

2. Amazon.com (AMZN)





  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 6,32 miliar
  • Total aset: US$ 19,05 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 33,2%.
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 5,7%.

3. Mastercard (MA)





  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 4,39 miliar
  • Total aset: US$ 9,67 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 45,4%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 43,4%.

4. Cognizant Tech (CTSH)



  •  Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 2,29 miliar
  • Total aset: US$ 5,1 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 44,9%
  • Kinerja saham 1 tahun: Turun 4,2%.

5. Forest Labs (FRX)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 2,205 miliar
  • Total aset: US$ 6,92 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 31,8%
  • Kinerja saham 1 tahun: Tidak berubah.

6. Intuitive Surgical (ISRG)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 2,17 miliar
  • Total aset: US$ 3,06 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 70,9%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 34,2%.

7. Bed Bath and Beyond (BBBY)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 1,52 miliar
  • Total aset: US$ 5,85 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 26,1%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 28,8%.

8. Autodesk (ADSK)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 1,34 miliar
  • Total aset: US$ 3,01 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 44,7%
  • Kinerja saham 1 tahun: Turun 12,8%.

9. T Rowe Price Group (TROW)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 1,01 miliar
  • Total aset: US$ 3,84 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 26,2%
  • Kinerja saham 1 tahun: Turun 9%.

10. LSI Corp (LSI)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 879 juta
  • Total aset: US$ 2,27 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 38,7%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 22,3%.

11. Red Hat (RHT)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 808 juta
  • Total aset: US$ 2,38 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 34,7%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 12,9%.

12. Citrix (CTXS)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 775 juta
  • Total aset: US$ 3,88 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 20%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 4,9%.

13. F5 Networks (FFIV)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 557 juta
  • Total aset: US$ 1,69 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 32,8%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 15,5%.

14. C.H. Robinson Worldwide (CHRW)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 383 juta
  • Total aset: US$ 2,17 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 17,6%
  • Kinerja saham 1 tahun: Turun 13%.

15. Fastenal (FAST)



  • Utang: 0
  • Tunai dan Investasi Jangka Pendek: US$ 145 juta
  • Total aset: US$ 1,68 miliar
  • Persentase tunai dibanding aset: 8,6%
  • Kinerja saham 1 tahun: Naik 56,2%.
(qom/qom)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China Senin, 18/07/2016 12:05 WIB
    Wawancara Tenaga Ahli Kemenko Maritim
    Natuna, Daerah Kaya Sumber Daya yang Diincar China
    Natuna adalah wilayah yang sangat penting. Bukan hanya kaya akan ikan, Natuna juga menyimpan potensi besar di sektor migas dan pariwisata.
  • Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi? Kamis, 24/03/2016 17:19 WIB
    Apa Saja Keuntungan Berinvestasi Obligasi?
    Memilih investasi yang tepat bukan perkara mudah. Berbagai instrumen investasi ditawarkan mulai dari saham, obligasi, reksa dana, deposito, emas, dan lain-lain.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut
MustRead close