Rekomendasi Saham
IHSG Siap Keluar dari Kejatuhan
Selasa, 07/02/2012 08:07 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup melemah 41 poin akibat maraknya aksi profit taking setelah indeks menembus posisi tertingginya hari ini. Koreksi IHSG paling tajam di antara bursa Asia.
Pada perdagangan awal pekan, Senin (6/2/2012), IHSG ditutup terpangkas 41,161 poin (1,03%) ke level 3.974,788. Sementara Indeks LQ 45 ditutup ambles 9,299 poin (1,32%) ke level 693,827.
Penurunan tajam IHSG kemarin memunculkan potensi beli, meski dibayangi koreksi di sebagian bursa regional. Pada perdagangan Selasa (7/2/2012), IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung menguat tipis.
Bursa Wall Street tadi malam ditutup melemah tipis digerus sentimen negatif dari krisis di Yunani dan juga laporan keuangan perusahaan yang kurang menggembirakan. Saham-saham 'istirahat' setelah akhir pekan lalu melonjak tajam.
Pada perdagangan Senin (6/2/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah tipis 17,10 poin (0,13%) ke level 12.845,13. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 0,57 poin (0,04%) ke level 1.344,33 dan Nasdaq melemah 3,67 poin (0,13%) ke level 2.901,99.
Bursa-bursa regional bergerak cukup variatif. Berikut posisi bursa regional Selasa pagi ini:
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG terkoreksi namun penurunannya berhasil tertahan oleh garis Support MA 20. Perlu diwaspadai apabila IHSG menembus garis Support MA 20 nya karena berpotensi melanjutkan koreksinya. Indikator Stochastic dan RSI kembali bergerak reversal sementara MACD gagal membentuk goldencross. Pada perdagangan Selasa (7/2), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3936-4000 dengan kecenderungan terkoreksi.
Panin Sekuritas:
Bursa regional, termasuk IHSG, kemarin turun signifikan dipicu oleh ekspektasi melemahnya pertumbuhan ekonomi China akibat dampak krisis hutang Eropa. Pasar Eropa kemarin juga dibuka melemah menyusul batas waktu penyelesaian hutang antara Yunani dengan kreditor. Kami proyeksikan indeks hari ini cenderung begerak melemah akibat minimnya sentimen positif. IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.941-3.992.
(qom/qom)
Pada perdagangan awal pekan, Senin (6/2/2012), IHSG ditutup terpangkas 41,161 poin (1,03%) ke level 3.974,788. Sementara Indeks LQ 45 ditutup ambles 9,299 poin (1,32%) ke level 693,827.
Penurunan tajam IHSG kemarin memunculkan potensi beli, meski dibayangi koreksi di sebagian bursa regional. Pada perdagangan Selasa (7/2/2012), IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung menguat tipis.
Bursa Wall Street tadi malam ditutup melemah tipis digerus sentimen negatif dari krisis di Yunani dan juga laporan keuangan perusahaan yang kurang menggembirakan. Saham-saham 'istirahat' setelah akhir pekan lalu melonjak tajam.
Pada perdagangan Senin (6/2/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup melemah tipis 17,10 poin (0,13%) ke level 12.845,13. Indeks Standard & Poor's 500 juga melemah tipis 0,57 poin (0,04%) ke level 1.344,33 dan Nasdaq melemah 3,67 poin (0,13%) ke level 2.901,99.
Bursa-bursa regional bergerak cukup variatif. Berikut posisi bursa regional Selasa pagi ini:
- Indeks Nikkei-225 melemah tipis 1,77 poin (0,02%) ke level 8.927,43.
- Indeks KOSPI menguat tipis 6,85 poin (0,35%) ke level 7.687.98.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan kemarin IHSG terkoreksi namun penurunannya berhasil tertahan oleh garis Support MA 20. Perlu diwaspadai apabila IHSG menembus garis Support MA 20 nya karena berpotensi melanjutkan koreksinya. Indikator Stochastic dan RSI kembali bergerak reversal sementara MACD gagal membentuk goldencross. Pada perdagangan Selasa (7/2), diperkirakan IHSG akan bergerak pada range 3936-4000 dengan kecenderungan terkoreksi.
Panin Sekuritas:
Bursa regional, termasuk IHSG, kemarin turun signifikan dipicu oleh ekspektasi melemahnya pertumbuhan ekonomi China akibat dampak krisis hutang Eropa. Pasar Eropa kemarin juga dibuka melemah menyusul batas waktu penyelesaian hutang antara Yunani dengan kreditor. Kami proyeksikan indeks hari ini cenderung begerak melemah akibat minimnya sentimen positif. IHSG diperkirakan akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.941-3.992.
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
