Rekomendasi Saham
IHSG Bisa Berbalik ke Teritori Negatif
Rabu, 22/02/2012 08:12 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin ditutup menembus level 4.000 setelah melaju 22 poin. Harapan segera usainya krisis utang Yunani pasca bailout 130 miliar euro menjadi sentimen positif di pasar.
Pada perdagangan, Selasa (21/2/2012), IHSG ditutup melaju 22,698 poin (0,57%) ke level 4.002,951. Indeks LQ 45 ditutup naik 2,404 poin (0,35%) ke level 696,427.
Kegagalan indeks Dow Jones mempertahankan level 13.000 dan diikuti pelemahan bursa regional akan menjadi sentimen negatif yang akan membelokkan IHSG ke teritori negatif. Pada perdagangan Rabu (22/2/2012), IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung melemah.
Bursa Wall Street kemarin ditutup flat setelah sempat melambung tinggi, dengan indeks Dow Jones menembus level 13.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008. Namun koreksi kemudian membuat indeks hanya ditutup flat.
Indeks Dow Jones melonjak tajam berbarengan dengan lonjakan harga minyak mentah dunia. Kabar baik dari Yunani yang akhirnya berhasil mengamankan dana bailout untuk mencegah gagal bayar, namun investor mengatakan hal itu sudah dimasukkan dalam perhitungan investor sebelumnya.
Pada perdagangan Selasa (22/2/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat tipis15,82 poin (0,12%) ke level 12.965,69. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,98 poin (0,07%) ke level 1.362,21, sedangkan Nasdaq melemah tipis 3,21 poin (0,11%) ke level 2.948,57.
Namun bursa-bursa regional malah terkoreksi. Berikut posisi bursa regional Rabu pagi ini:
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG ditutup menguat pada perdagangan kemarin didorong oleh tercapainya kesepakatan bailout sebesar 130M Euro. Kesepakatan tercapai setelah pemegang obligasi swasta untuk mengambil lebih banyak kerugian serta pemangkasan anggaran dalam negeri Yunani. Bailout ini berhasil mencegah Yunani dari default Maret 2012 mendatang. Kami perkirakan hari ini indeks masih akan bergerak menguat terbatas pasca keberhasilan menembus level psikologis 4.000. Beberapa data makroekonomi dari Amerika Serikat akan menjadi perhatian investor. Kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.985-4.032.
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan Selasa (21/2), IHSG berhasil melanjutkan penguatannya dalam tiga hari terakhir. Dari pergerakan indikator teknikal, Indikator Stochastic masih bergerak uptrend dengan MACD serta MA 5 dan MA 20 yang berpotensi membentuk golden cross. Pada perdagangan Rabu (22/2) diperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada range 3963-4040. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. TINS, MEDC, dan INCO.
Indosurya:
Pada perdagangan Rabu (22/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.969-3.986 dan resistance 4.012-4.020. IHSG membentuk pola candle shooting star dimana sebelumnya membentuk candle spinning . Posisi candle telah di atas middle bollinger bands . MACD mencoba naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba kembali menuju area overbought . Pasca pemberian bailout Yunani, bursa saham Eropa malah negatif dan bursa saham AS cenderung datar. Secara teknikal, masih terdapat ruang bagi IHSG untuk naik. Tetapi, kenaikan yang terjadi dan variatifnya kondisi bursa saham global dimungkinkan akan terjadi profit taking .
(qom/qom)
Pada perdagangan, Selasa (21/2/2012), IHSG ditutup melaju 22,698 poin (0,57%) ke level 4.002,951. Indeks LQ 45 ditutup naik 2,404 poin (0,35%) ke level 696,427.
Kegagalan indeks Dow Jones mempertahankan level 13.000 dan diikuti pelemahan bursa regional akan menjadi sentimen negatif yang akan membelokkan IHSG ke teritori negatif. Pada perdagangan Rabu (22/2/2012), IHSG diprediksi bergerak fluktuatif cenderung melemah.
Bursa Wall Street kemarin ditutup flat setelah sempat melambung tinggi, dengan indeks Dow Jones menembus level 13.000 untuk pertama kalinya sejak Mei 2008. Namun koreksi kemudian membuat indeks hanya ditutup flat.
Indeks Dow Jones melonjak tajam berbarengan dengan lonjakan harga minyak mentah dunia. Kabar baik dari Yunani yang akhirnya berhasil mengamankan dana bailout untuk mencegah gagal bayar, namun investor mengatakan hal itu sudah dimasukkan dalam perhitungan investor sebelumnya.
Pada perdagangan Selasa (22/2/2012), indeks Dow Jones industrial average ditutup menguat tipis15,82 poin (0,12%) ke level 12.965,69. Indeks Standard & Poor's 500 juga menguat tipis 0,98 poin (0,07%) ke level 1.362,21, sedangkan Nasdaq melemah tipis 3,21 poin (0,11%) ke level 2.948,57.
Namun bursa-bursa regional malah terkoreksi. Berikut posisi bursa regional Rabu pagi ini:
- Indeks Nikkei-225 melemah 7,71 poin (0,08%) ke level 9.455,31.
- Indeks KOSPI melemah 4,75 poin (0,23%) ke level 2.019,49.
Berikut rekomendasi saham untuk hari ini:
Panin Sekuritas:
IHSG ditutup menguat pada perdagangan kemarin didorong oleh tercapainya kesepakatan bailout sebesar 130M Euro. Kesepakatan tercapai setelah pemegang obligasi swasta untuk mengambil lebih banyak kerugian serta pemangkasan anggaran dalam negeri Yunani. Bailout ini berhasil mencegah Yunani dari default Maret 2012 mendatang. Kami perkirakan hari ini indeks masih akan bergerak menguat terbatas pasca keberhasilan menembus level psikologis 4.000. Beberapa data makroekonomi dari Amerika Serikat akan menjadi perhatian investor. Kami proyeksikan indeks akan bergerak pada kisaran support-resistance 3.985-4.032.
eTrading Securities:
Secara teknikal, pada perdagangan Selasa (21/2), IHSG berhasil melanjutkan penguatannya dalam tiga hari terakhir. Dari pergerakan indikator teknikal, Indikator Stochastic masih bergerak uptrend dengan MACD serta MA 5 dan MA 20 yang berpotensi membentuk golden cross. Pada perdagangan Rabu (22/2) diperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada range 3963-4040. Sementara itu, saham-saham yang dapat diperhatikan a.l. TINS, MEDC, dan INCO.
Indosurya:
Pada perdagangan Rabu (22/2) diperkirakan IHSG akan berada pada support 3.969-3.986 dan resistance 4.012-4.020. IHSG membentuk pola candle shooting star dimana sebelumnya membentuk candle spinning . Posisi candle telah di atas middle bollinger bands . MACD mencoba naik dengan histogram negatif yang memendek. RSI, William's %R, dan Stochastic mencoba kembali menuju area overbought . Pasca pemberian bailout Yunani, bursa saham Eropa malah negatif dan bursa saham AS cenderung datar. Secara teknikal, masih terdapat ruang bagi IHSG untuk naik. Tetapi, kenaikan yang terjadi dan variatifnya kondisi bursa saham global dimungkinkan akan terjadi profit taking .
(qom/qom)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
