detikfinance

Ini Dia Beda Cara Berpikir Orang Kaya dengan Orang Miskin

Tung Desem Waringin - detikfinance
Rabu, 06/06/2012 11:37 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/06/06/4/113318_tdw2.jpg
Jakarta - Pola pikir seseorang dalam memandang uang atau materi secara langsung akan mempengaruhi orang menjadi kaya atau miskin. Kenapa? secara tak sadar ada banyak persepsi orang dalam menilai uang atau materi. Masing-masing setiap orang akan memiliki keyakinan atau persepsi yang berbeda terhadap uang.

Berikut ini tulisan Tung Desem Waringin, bagaimana mengubah pola pikir terhadap uang, mengubah keyakinan lama menjadi keyakinan baru, yang akhirnya bisa menuntun orang bisa menjadi kaya secara materi.

Ayah miskin saya mengatakan,

"Cinta akan uang adalah akar dari segala kejahatan"

Ayah kaya saya mengatakan,

"Kekurangan uang adalah akar dari segala kejahatan"

Otak manusia secara mendasar hanya mencari nikmat menghindari sengsara. Apabila sesuatu hal dikaitkan kesengsaraan maka kita akan dijauhi, apabila sesuatu hal dikaitkan dengan kenikmatan akan kita akan didekati, apabila campur baur satu hal yang sama antara kenikmatan dan kesengsaraan maka otak kita jadi bingung atau netral.

Seperti besi atau magnet, apabila keyakinan bercampur baur kutub positif dan negatifnya terhadap sesuatu hal maka akan menjadi besi. Ketika kita yakin bulat bahwa kaya positif miskin negatif maka kita akan menjadi magnet.

Pada kenyataannya banyak orang tidak pernah menyusun keyakinannya secara sadar dari lahir sampai mati. Dan bila kita tidak menyusun sendiri secara sadar keyakinan yang kita perlukan untuk menjadi kaya seperti kita terjajah tanpa sadar oleh kata-kata “Uang adalah akar dari segala kejahatan” maka tanpa sadar pula kita tidak menjadi kaya karena kita tidak ingin menjadi jahat.

Saya Tung Desem Waringin mengajak Anda mari kita susun ulang lagi keyakinan kita atau susunan kata kita tentang uang ataupun tentang kaya. Kita harus membuat bulat bahwa kaya dan banyak uang baik adanya. Contoh merubah keyakinan :




  Keyakinan Lama


Kayakinan Baru  
  • Uang tidak dibawa mati
  • Uang banyak bisa menolong orang yang hampir mati
  • Betul uang memang tidak dibawa mati, makanya jauh lebih baik meinggalkan warisan daripada tidak meninggalkan apa-apa



  •  Uang tidak bisa membeli cinta
  • Betul uang tidak bisa membeli cinta, apalagi jika tidak punya uang sama sekali
  •  Uang tidak dapat menyelesaikan masalah
  • Betul uang tidak dapat menyelesaikan, tapi dengan uang yang banyak saya bisa menyelesaikan masalah dengan gaya yang tersendiri
  • Uang membuat persaudaraan rusak
  • Kurang uang adalah membuat orang rebutan warisan


Sudahkah Anda susun sendiri keyakinan-keyakinan Anda yang sangat diperlukan untuk menjadi kaya? Jika belum, Mari lakukan tindakan sekarang juga, karena jika secara teori Anda mengerti tapi tidak mempraktekkannya maka tidak ada hasil yang akan Anda dapatkan.

Semoga bermanfaat, saya Tung Desem Waringin mengucapkan salam dahsyat. Informasi terkait tentang uang silahkan klik disini.



(hen/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Kamis, 13/12/2012 10:36 WIB
      Wawancara Khusus Oesman Sapta Odang
      Mengorek Bos OSO Grup, Si Pemilik Bisnis Jet Pribadi
      Oesman Sapta Odang, pendiri OSO Grup yang sukses menggeluti bisnis skala nasional. Kini bisnisnya menggurita mulai dari pertambangan, perkebunan, transportasi, dan properti.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA