detikfinance

Peringkat Sony dan Panasonic Turun Jadi 'Sampah'

Angga Aliya - detikfinance
Kamis, 22/11/2012 15:08 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/11/22/4/150713_sonyxel2thumb450x337.jpg
Tokyo - Lembaga pemeringkat internasional Fitch menurunkan peringkat dua raksasa elektronik asal Jepang, Sony dan Panasonic, menjadi Junk alias sampah.

Lembaga internasional itu memberikan peringkat spekulatif terhadap kedua perusahaan tersebut, salah satunya gara-gara kinerja keuangan yang lemah serta turunnya pangsa pasar keduanya di industri elektronik dunia.

Fitch memangkas peringkat Panasonic dua tingkat menjadi BB, sementara peringkat Sony lebih parah, diturunkan tiga tingkat ke BB-, keduanya dengan outlook negatif.

"Penurunan peringkat ini merefleksikan lemahnya daya saing Panasonic di bisnis intinya, terutama televisi dan monitor, selemah operasinya dalam meraup laba," kata Fitch dalam keterangan tertulis yang dikutip AFP, Kamis (22/11/2012).

Fitch juga menilai kinerja keuangan kedua perusahaan itu juga belum akan membaik dalam waktu dekat. Pemulihan keduanya akan lambat, apalagi ditambah hilangnya pangsa pasar di industri teknologi.

Sebelumnya, Sony mencatat rugi bersih sebesar US$ 198 juta (Rp 1,8 triliun) di triwulan II-2012. Sony berhasil mengurangi kerugiannya dari US$ 312 juta (Rp 2,8 juta) di triwulan sebelumnya.

Sementara, Panasonic sudah memproyeksikan kerugian masif senilai US$ 9,6 miliar (Rp 86,5 triliun) di akhir Maret 2013.




(ang/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy
    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    REGISTRASI OTA