detikfinance

SBY Kembali Jelaskan Tujuan Pemerintah Naikkan Harga BBM

Mega Putra Ratya - detikfinance
Rabu, 12/06/2013 17:21 WIB
http://us.images.detik.com/content/2013/06/12/1034/171607_sbycover2320.jpg
Jakarta -Presiden SBY hari ini kembali menggelar pidato soal tujuan pemerintah mengambil kebijakan menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi. SBY juga meminta agar semua pihak bisa bersatu terkait kebijakan pemerintah yang tak populis tersebut.

"Mengapa subsidi kita harus kurangi dan mengapa harga BBM harus dinaikkan. Sejak 2011 sudah ada tekanan dan dorongan, agar saya menaikkan harga BBM, karena harga minyak mentah terus meningkat, saya katakan waktu itu, kalau masih ada cara lain, kita pilih cara lain, tetapi kalau satu-satunya cara, tanpa ada kenaikan BBM akan mempengaruhi ekonomi kita," kata SBY dalam acara konprensi pers di Istana Negara bersama Wapres Boediono, Rabu (12/6/2013).

SBY menuturkan keputusan pemerintah menaikkan harga BBM saat ini sudah dipertimbangkan secara mandalam dan dihitung secara seksama. Menurut SBY kebijakan kenaikan harga BBM dan pengurangan subsidi sepenuhnya kewenangannya ada di pemerintah dan pihak DPR sudah mengetahuinya,

"Ini bukan soal tolak menolak, ini untuk keselamatan ekonomi Indonesia," katanya.

SBY kembali merinci soal tujuan atau alasan pemerintah melakukan kebijakan ini. Pertama, selama ini subsidi BBM justru banyak dinikmati oleh golongan mampu yang tak berhak. Selain itu dengan dikuranginya subsidi BBM maka akan tersedia anggaran untuk membantu rakyat miskin.

Selain itu, akan ada penghematan anggaran yang bisa digunakan untuk membangun infrastruktur untuk memberikan pelayanan terbaik seperti infrastruktur dasar maupun transportasi.

"Saya mendengar komentar, kritik yang keras-keras. Dalam kesempatan baik ini, saya sampaikan tidak ada yang senang-senang ketika kebijakan kenaikan BBM ini harus diambil," katanya.

Menurut SBY pemerintah sudah menyiapkan beberapa kompensasi seperti Bantuan Langsung Sementera, Bantuan Beras Miskin yang ditambah, Bantuan Program Keluarga Harapan yang ditambah anggarannya, bantuan untuk anak-anak sekolah dan lain-lain.

"Harapan kita, kita semua bersatu untuk menjaga perekonomian kita, kita semua bersatu ketika harga BBM naik kita mmeberikan bantuan," katanya.
(hen/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 21/07/2014 17:45 WIB
    Bos Blue Bird Bicara Soal Kursi Ketua Hipmi
    Jumat (18/07/2014) lalu, detikFinance berkesempatan mewawancarai Bayu Priawan Djokosoetono, Bendahara Umum Hipmi. Bayu dikabarkan mencalonkan diri untuk menjadi ketua umum Hipmi selanjutnya.
  • Gb Minggu, 20/07/2014 09:52 WIB
    Tips Cermat Mengelola Uang THR
    Sudah mendapat suntikan Tunjangan Hari Raya (THR)? Jika tidak dikelola dengan bijak, bisa jadi THR hanya akan numpang lewat saja. Berikut tipsnya.
  • Gb Senin, 21/07/2014 20:59 WIB
    Pilih Tak Mudik, CT: Saya Tak Punya Kampung
    Bagi para perantau, kegiatan mudik Lebaran sudah menjadi tradisi setiap tahun. Namun bagi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung, kegiatan mudik tak berlaku.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut