Tak terkecuali bagi kawasan industri di daerah Banten. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Banten Wahyu Wardhana menjelaskan, untuk memberikan kemudahan berinvestasi, pemerintah dan pemerintah daerah, sejak Juli 2018 telah mengimplementasikan Online Single Submission (OSS).
Selain itu, pemerintah pusat terlebih dahulu telah meluncurkan Program Kemudahan Investasi Langsung Konstruksi (KLIK). Pelaku usaha yang telah memperoleh Nomor Induk Berusaha (NIB) dapat melakukan konstruksi sambil secara paralel mengurus izin lainnya.
Mulai dari izin Mendirikan Bangunan (IMB), dan Izin Lingkungan (UKL/UPL, Amdal), perizinan pelaksanaan daerah lainnya sepanjang telah memenuhi Tata Tertib Investasi Kawasan Industri (Estate Regulation), dan tidak ada syarat minimal investasi.
Melalui program KLIK ini, kata Wahyu, investor tidak perlu menunggu lama untuk masuk ke tahap konstruksi pabrik atau lainnya, sehingga investor dapat fokus pada rencana pengadaan barang produksi, strategi pemasaran, atau yang lainnya.
Modern Cikande Industrial Estate yang merupakan salah satu kawasan industri di Banten (Foto: Dok Seremonia) |
Hal ini dimungkinkan karena perizinan yang belum diurus bisa diselesaikan sambil berjalan. Semakin cepat proses konstruksi dilakukan, semakin cepat pula proses produksi bisa terjadi.
Wahyu menegaskan, kebijakan KLIK sudah memiliki MoU antara BKPM, Polri, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan industri itu sendiri. Oleh karena itu, investor dapat langsung membangun pabriknya tanpa takut ada tuntutan dari pihak luar.
"Cepatnya proses realisasi pembangunan juga akan mempercepat keluarnya izin jalur hijau untuk importasi mesin dan peralatan guna percepatan kegiatan konstruksi pabrik mereka," ungkap Wahyu.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui DPM PTSP pada tahun 2018 kembali menambahkan satu kawasan industri ke dalam program KLIK. Kawasan tersebut yakni Kawasan Industri Milenium Industrial Estate di Cikupa, Kabupaten Tangerang.
Dengan demikian di Banten sudah tersedia empat kawasan industri yang menyelenggarakan program KLIK. Keempat kawasan industri tersebut yakni Kawasan Modern Cikande Industrial Estate di Kabupaten Serang seluas 3.175 hektare, Wilmar Bojonegara di Kabupaten Serang seluas 800 hektare, Krakatau Industrial Estate Cilegon (KIEC) di Kota Cilegon seluas 570 hektare dan terakhir Kawasan Industri Milenium Industrial Estate di Cikupa Tangerangseluas 1.800 hektare.
"Saat ini Banten sudah memiliki empat kawasan industri yang masuk dalam program KLIK, ini untuk mempermudah para investor berinvestasi di Banten. Keuntungan program KLIK di antaranya proses perizinan yang harus ditempuh investor semakin cepat dan efisien," paparnya.
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Dok Seremonia) |
Wahyu memaparkan, setiap tahunnya investasi di Banten terus mengalami peningkatan. Pada semester I 2019, realisasi investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sudah mencapai Rp 8,85 triliun dengan 1.078 proyek dan Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 15.75 triliun dari 1.984 proyek.
Menurutnya, peluang investasi di Banten sangat besar karena Banten didukung pintu keluar distribusi produk yang sangat memadai, seperti dengan adanya Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta, Pelabuhan Merak, dan Jalan Bebas Hambatan Jakarta-Merak.
Kemudian jaringan kereta api Jakarta-Rangkasbitung-Merak, Pelabuhan Bojonegara serta pelabuhan-pelabuhan yang dimiliki perusahaan-perusahaan besar di sepanjang Anyer, Merak, dan Bojonegara.
"Ini membuktikan bahwa Banten memiliki peluang investasi yang sangat luas, Pemprov Banten terus mengembangkan kawasan industri yang telah terintegrasi dengan ketersediaan infrastruktur," tutur Wahyu
Logo Banten (Foto: Dok Seremonia) |
Sebagai informasi, KLIK adalah program yang memudahkan investor untuk berinvestasi langsung di kawasan industri. Peluncuran program ini dimulai pada tahun 2016 bersamaan dengan layanan Izin Investasi 3 Jam.
Tidak ada batasan minimal nilai investasi maupun jumlah tenaga kerja dalam program ini, selama investasi dilakukan di kawasan industri yang telah ditetapkan. Hingga kini telah dilakukan perluasan program KLIK dengan tujuan untuk meningkatkan kemudahan dan memperbesar kesempatan berinvestasi di Indonesia.
Melalui program ini, pemerintah berharap sektor industri Indonesia makin strategis dan mampu bersaing di tengah era industri modern 4.0 ini. Kemudahan untuk mengurus permohonan investasi melalui program KLIK ini juga merupakan salah satu wujud komitmen pemerintah untuk mendorong kerja sama yang baik antara pusat dan daerah.
Selain itu, adanya tambahan kecanggihan teknologi yang memungkinkan semua hal yang berhubungan dengan administrasi bisa dilakukan secara online, maka proses investasi bisa dipercepat.
Adapun informasi lainnya mengenai investasi di Banten bisa cek di situs web https://dpmptsp.bantenprov.go.id/ atau klik di sini.











































Modern Cikande Industrial Estate yang merupakan salah satu kawasan industri di Banten (Foto: Dok Seremonia)
Gubernur Banten Wahidin Halim (Foto: Dok Seremonia)
Logo Banten (Foto: Dok Seremonia)