Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 23 Mei 2020 16:15 WIB

Kapan Skenario New Normal Buat PNS Diterapkan?

Soraya Novika - detikFinance
Hari ini para PNS Pemprov DKI Jakarta mulai beraktivitas normal. Tingkat absensi pada hari pertama masuk kerja hadir 100 persen. Ilustrasi/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Pemerintah tengah menyiapkan skenario new normal untuk Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) di tengah pandemi COVID-19. Menurut Sekretaris Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Dwi Wahyu Atmaji, skenario ini disiapkan sebagai pedoman bagi para PNS untuk dapat bekerja seoptimal mungkin selama vaksin COVID-19 belum ditemukan.

"Ya kita harus realistis saja bahwa corona ini belum ada obat/vaccine, jadi harus tetap waspada," ujar Wahyu kepada detikcom, Sabtu (23/5/2020).

Lalu, kapan skenario new normal buat PNS ini mulai diterapkan? Menurut Wahyu, protokol new normal ini baru akan dikeluarkan setelah ada arahan dari Gugus Tugas COVID-19.

"Persisnya tentu menunggu perkembangan keadaan dan keputusan dari Gugus Tugas," kata Wahyu.

Adapun skema buat PNS ini setidaknya terdiri dari tiga komponen yang diatur untuk menjalankan skenario new normal buat PNS tersebut.

Pertama, terkait sistem kerja ia menjelaskan akan diterapkan sistem flexible working arrangement yang mana PNS bisa bekerja dari kantor, rumah, atau tempat lain.

Secara rinci, sistem kerja ini akan mengatur siapa saja dan jenis pekerjaan apa yang bisa dilaksanakan dengan sistem kerja tersebut. Selain itu, akan diatur juga mengenai berapa hari dalam sepekan skema tersebut berlaku.

Namun, saat dikonfirmasi lebih lanjut terkait siapa dan berapa batasan usia pegawai yang diperbolehkan untuk beraktivitas kembali, kata Wahyu, skema itu masih dalam pembahasan lebih lanjut.

"Masih ditelaah," imbuhnya.

Kedua, soal penerapan protokol kesehatan. Mulai soal jaga jarak di tempat kerja, pemakaian masker dan cuci tangan untuk mencegah penularan virus selama bekerja. Skema ini, kata Wahyu, tentunya nanti membutuhkan penyesuaian sarana dan ruang kerja.

Ketiga, diatur pula soal percepatan dan perluasan penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik antara lain seperti e-office (less paper/paper less), digital signature hingga rapat fisik dikurangi (sebagian besar rapat melalui video conference).



Simak Video "New Normal PNS Mulai 5 Juni, Ini Tatanan Barunya"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com