Dirjen Migas Evita Legowo menyatakannya usai rapat dengan Menteri ESDM di Gedung ESDM, Jakarta, Jumat (12/9/2008).
"Kalau memang harga minyak dibawah US$ 95 per barel baru kita bisa duduk bersama lagi," ujarnya ketika ditanya kemungkinan harga BBM turun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harga minyak dunia memang mengalami penurunan tajam hingga 30% sejak 11 Juli 2008 dari level US$ 147 per barel. Harga minyak yang terus meroket sejak tahun lalu memang menjadi pertimbangan utama pemerintah menaikkan harga BBM pada ahkir Mei 2008 sebesar rata-rata 28%.
Kini dengan harga minyak dunia dan ICP yang menurun banyak kalangan yang berharap harga BBM subsidi juga turun.
(lih/ddn)











































