Sebut saja mantan Ketua (sekarang anggota) Komisi VII Agusman Effendi, mantan Dirut PLN Eddie Widiono, mantan Direktur Transmisi dan Distribusi PLN Herman Darnel Ibrahim, dan Guru Besar ITB Widjajono Partowidagdo.
Calon lainnya, yaitu Achmad Zudan Fathoni, Aisyah Kusuma, Anton S Wahjosoedibjo, Deendarlianto, dan Gunadi Sindhuwinata.
Selanjutnya, Herman Agustiawan, Mukhtasor, Paulus Tjakrawan Taningdjadja, Raswari, Rinaldy Dalimi, Sri Endah Agustina, Tumiran.
Ke-16 nama tersebut merupakan calon yang diusulkan pemerintah ke DPR sesuai pengumuman No 013Pm/70/SJN/2008 tertanggal 12 Agustus 2008.
Para calon tersebut akan mengisi delapan anggota DEN yang terdiri dari dua unsur perguruan tinggi, dua industri, satu ahli rekayasa teknologi, satu ahli lingkungan, dan dua unsur masyarakat pengguna energi.
Menurut anggota Komisi VII Alvin Lie, proses fit and propers test 16 calon dijadwalkan berlangsung sampai pukul 23.30. Sehingga besok pengambilan keputusan siapa saja yang menjadi anggota bisa ditetapkan.
"Setiap seleksi satu orang diberi waktu 1 jam. Presentasi 20 menit, pertanyaan anggota Dewan 10 menit, dan waktu menjawab 20 menit," katanya disela-sela seleksi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Selasa (23/9/2008).
DEN diketuai langsung Presiden dengan Ketua Pelaksana Harian Menteri ESDM. Anggotanya berjumlah 15 orang yang terdiri dari tujuh menteri dan delapan lainnya dipilih DPR.
Tugas DEN adalah merancang dan merumuskan seluruh kebijakan energi nasional dan merekomendasikannya ke pemerintah dan DPR. Sehingga jika pemerintah dinilai mengabaikan rekomendasi DEN, DPR bisa menegur pemerintah.
Baru Aktif Kerja Pasca Pemilu
DEN dibentuk berdasarkan amanat UU Energi dengan masa keanggotaan selama 5 tahun. Seharusnya DEN sudah terbentuk sejak awal 2008.
Namun menurut Alvin, meski DEN sudah terbentuk sekarang, diperkirakan baru bisa bekerja aktif setelah terpilihnya Presiden baru di 2009.
"Mereka kan sangat baru. Jadi wajar kalau butuh waktu untuk persiapan, mengembangkan lembaganya dan mengumpulkan data butuh waktu sekitar 1 tahun," ujarnya.
(lih/qom)











































