Ekonomi Global Juga Seret Likuiditas ADB

Ekonomi Global Juga Seret Likuiditas ADB

- detikFinance
Rabu, 24 Sep 2008 12:57 WIB
Ekonomi Global Juga Seret Likuiditas ADB
Jakarta - Masalah likuiditas yang didera Bank Pembangunan Asia (ADB) sudah terdeteksi sejak awal tahun ini. ADB sudah memberi tahu pemerintah bahwa pendanaan dari bank ini pun akan berkurang.

Hal tersebut disampaikan Dirjen Pengelolaan Utang Rahmat Waluyanto di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (24/9/2008).

"Mereka mengatakan funding base mereka sudah tak sekuat dulu, tentu ada pengaruhnya, tapi bagi kita tak ada masalah. Keketatan likuiditas tidak hanya disebabkan oleh kondisi hari ini, tapi sejak awal tahun mereka sudah memberi tahu bahwa kemampuan pendanaan ADB akan berkurang, karena anggotanya banyak yang mengalami krisis ekonomi sehingga perlu berbagai bantuan," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dengan demikian alokasi pinjaman ADB untuk Indonesia akan lebih sedikit dari tahun sebelumnya. "Karena Indonesia sudah melewati batas anggota negara miskin, jadi Indonesia sudah tidak membutuhkan bantuan yang berkategori sangat lunak," ujarnya.

Pemerintah Indonesia tidak terlalu memusingkan sumber pendanaan karena banyaknya alternatif antara lain yang baru masuk dari Bank Pembangunan Prancis (AFD). "Dia juga memberi bantuan US$ 300 juta untuk APBN padahal tahun lalu kita gak tahu mereka mau masuk. Itu di luar dugaan kita," ujarnya.

Asal pemerintah punya program yang bagus seperti pengentasan kemiskinan, pemberantasan korupsi, perubahan iklim, pendidikan dan kesehatan maka akan banyak pihak yang tertarik untuk membiayai.

"Saya rasa akan banyak pihak yang tertarik terutama bilateral untuk membantu Indonesia dengan pinjaman yang term and conditionnya lebih ringan, banyak yang masih bisa dijual," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads