Impor Barang Konsumsi Mulai Naik

Impor Barang Konsumsi Mulai Naik

- detikFinance
Senin, 06 Okt 2008 16:13 WIB
Impor Barang Konsumsi Mulai Naik
Jakarta - Impor barang-barang konsumsi mulai mengalami peningkatan pada bulan Agustus 2008, dari 6,66% menjadi 7,48%. Sementara untuk impor bahan baku/penolong dan barang modal masing-masing menurun dari 76,21% menjadi 75,94%.

Hal ini dikatakan oleh Deputi Statistik Distribusi dan Jasa BPS (Badan Pusat Statistik) Ali Rosidi dalam jumpa pers di Kantor Pusat BPS, Jalan Dr Soetomo, Jakarta, Senin (6/10/2008).

"Akan tetapi masih terlalu cepat kalau kita katakan penurunan impor barang modal dan bahan baku akan terus terjadi dan akan menurunkan produksi. Bisa saja kenaikan impor barang konsumsi ini karena faktor seasonal karena pengusaha menilai pada bulan Agustus itu diperlukan peningkatan sedikit untuk impor barang konsumsi," tuturnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akan tetapi BPS dikatakan Ali selama Januari-Agustus 2008 total impor dicatat sebesar US$ 89,828 miliar, dengan impor bahan baku/penolong memberikan peranan terbesar yaitu 78,28% dengan nilai US$ 70,318 miliar.

"Kemudian diikuti oleh barang modal sebesar 14,96% atau sebesar US$ 13,435 miliar dan barang konsumsi sebesar 6,76% atau sebesar US$ 6,074 miliar," jelasnya.

Sementara untuk kinerja ekspor, sampai Agustus 2008, BPS mencatatkan ekspor ke AS masih 2 terbesar sebesar US$ 1,09 miliar, kedua terbesar setelah Jepang yang sebesar US$ 1,29 miliar.

"Ekspor kita ke Eropa dan AS sudah bagus kinerjanya, jadi tidak perlu dialihkan meskipun dalam situasi saat ini. Perkembangan ekspor kita masih didominasi oleh hasil pertanian seperti CPO, kakao, karet, kopi dan lainnya," katanya.
(dnl/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads