Antisipasi Krisis Global, Pemerintah - BI Rapatkan Barisan

Antisipasi Krisis Global, Pemerintah - BI Rapatkan Barisan

- detikFinance
Selasa, 07 Okt 2008 11:30 WIB
Antisipasi Krisis Global, Pemerintah - BI Rapatkan Barisan
Jakarta - Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus berkoordinasi untuk mengantisipasi dampak dari krisis keuangan di pasar global terutama mengenai nilai tukar rupiah.

Hal tersebut disampaikan Menkeu ad interim Sofyan Djalil usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/10/2008).

"Selama saya ad interim tidak ada langkah-langkah khusus, mudah-mudahan situasinya baik, tidak ada hal yang luar biasa tetapi kan posisi menteri keuangan dan kondisi seperti ini perlu ada ad interim yang jelas. Terutama menyangkut nilai rupiah, sekarang ini kita mau rapat dengan BI untuk ambil langkah yang perlu. tidak ada arahan khusus, kita tunggu rapat itu dulu," ujarnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selasa sore nanti Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan kembali bertemu dengan Gubernur BI Boediono. "Karena Pak Boediono juga akan pergi ke Washington nanti malam, sore nanti ya," ujar Sofyan yang menjadi Menkeu ad interim selama 10 hari.

Sofyan mengatakan menjaga ekonomi menjadi kewajiban semua, dia mengharapkan kepanikan di AS tidak berlanjut.

"Itu kan masalah orang, lain dengan 1998 itu masalah kita. Sekarang bagaimana memberikan optimisme pada masyarakat bahwa semua masalah itu ditangani dengan baik dan kepanikan di AS cepat berakhir," ujarnya. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads