Hal tersebut disampaikan Menkeu ad interim Sofyan Djalil usai bertemu dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (7/10/2008).
"Selama saya ad interim tidak ada langkah-langkah khusus, mudah-mudahan situasinya baik, tidak ada hal yang luar biasa tetapi kan posisi menteri keuangan dan kondisi seperti ini perlu ada ad interim yang jelas. Terutama menyangkut nilai rupiah, sekarang ini kita mau rapat dengan BI untuk ambil langkah yang perlu. tidak ada arahan khusus, kita tunggu rapat itu dulu," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sofyan mengatakan menjaga ekonomi menjadi kewajiban semua, dia mengharapkan kepanikan di AS tidak berlanjut.
"Itu kan masalah orang, lain dengan 1998 itu masalah kita. Sekarang bagaimana memberikan optimisme pada masyarakat bahwa semua masalah itu ditangani dengan baik dan kepanikan di AS cepat berakhir," ujarnya. (ddn/ir)











































