Singapura Terkena Resesi

Singapura Terkena Resesi

- detikFinance
Jumat, 10 Okt 2008 10:43 WIB
Singapura Terkena Resesi
Singapura - Negara yang baru saja sukses menyelenggarakan lomba mobil FI di pada malam hari, Singapura ternyata sudah terjebak masuk perangkap resesi. Resesi adalah kondisi suatu negara yang ekonominya tidak ada pertumbuhan selama dua triwulan berturut-turut. Pertumbuhan ekonomi negara kota itu menurun terus selama 2 triwulan berturut-turut. Singapura mengalami resesi setelah 6 tahun. Kenyataan pahit itu diakui oleh pemerintah Singapura melalui Kementerian Perdagangan dan Industri.

Singapura juga menurunkan target pertumbuhannya tahun ini menjadi 3 persen. Penurunan target ekonomi merupakan imbas dari krisis keuangan global yang terjadi saat ini.

Seperti dikutip AFP, Jumat (10/10/2008), untuk mengatasi pelemahan ekonomi ini, bank sentral Singapura melonggarkan kebijakan moneternya untuk pertama kali sejak 4 tahun. Namun tidak seperti bank sentral lain, Monetary Authority (MAS), otoritas moneternya Singapura lebih memilih menggunakan instrumen moneter untuk mengendalikan mata uang ketimbang melalui penurunan suku bunga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Singapura merupakan negara paling kaya di Asia Tenggara dari sisi pertumbuhan domestik bruto (PDB) per kapita, namun Singapura sangat tergantung dengan perdagangan.

Hal ini membuat Singapura sangat sensitif dengan negara-negara maju yang selama ini menjadi mitra dagangnya yakni Amerika dan Eropa. Karena dua kawasan itu terkena krisis, maka Singapura pun terkena dampaknya.

Tahun lalu, ekonomi Singapura mengalami pertumbuhan sebesar 7,7 persen, namun tanda-tanda pelemahan ekonomi semakin menjadi-jadi di Singapura. (ddn/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads