Susut jaringan terjadi di proses transmisi dan distribusi. Pencurian listrik merupakan salah satu penyebab susut jaringan.
Pada setengah tahun pertama tahun ini susut jaringan listrik nasional bisa ditekan menjadi 10,69% dibandingkan semester I-2008 yang sebesar 11,17%.
Demikian dijelaskan Dirut PT PLN (persero) Fahmi Mochtar dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII di Gedung MPR/DPR, Jakarta (15/10/2008).
"Kami berhasil meningkatan efisiensi internal, sehingga pada jika semester 1 2007 susut jaringannya sebesar 11,17%. Pada 2008 menjadi 10,69%, atau turun sebesar 0,48%," katanya.
Dengan memperhitungkan biaya pokok produksi sebesar Rp 1.303/kWh, maka penurunan susut jaringan sebesar 0,48% tersebut bisa menghasilkan penghematan hingga Rp 444 miliar lebih.
Fahmi menuturkan, dengan penghematan sebesar ini pada setengah tahun pertama, maka pihaknya optimistis bisa mencapai target penghematan susut jaringan pada 2008 yang sebesar Rp 500 miliar. (lih/ir)











































