Berdasarkan hitungan Pertamina, impor minyak Zatapi memberi keuntungan dibanding minyak lainnya sebesar US$ 5,5 per barel, dengan demikian Pertamina berpotensi membukukan pendapatan baru.
"Potensi pendapatannya sekitar US$ 3,3 juta," ujar Dirut PT Pertamina Ari H Soemarno usai bertemu dengan Menneg BUMN di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (17/10/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Prosedur itu adalah bahwa spesifikasinya essaynya itu memang yang bukan kelas satu, tapi karena harganya murah, yang di tim tender menyatakan, kalo essay kayak begini ini, meski belum kelas satu, ini bisa dipertanggungjawabkan karena harganya murah. Lebih murah dari penawaran lainnya. Jadi kita nggak ada mark up atau apapun, tapi prosedurnya saja," ujarnya.
Ari mempersilakan Kementerian BUMN mengganti direksi atau karyawan yang diduga terlibat dalam kasus ini.
"Kalau ada yang terlibat, pasti dong, yang ada pidana korupsi akan ditindak, dan kita siap diganti kapanpun. Tidak hanya menyangkut saya, tapi juga menyangkut semuanya jika terlibat. Kita tunggu saja hasilnya," ujarnya. (ang/ddn)











































