"Kita sudah kirim surat untuk meminta gas dari Tangguh, kita intens untuk mengambilnya di 2010. Lumayan, lah kira-kira 6 kargo. Untuk harga, biasa lah, negosiasi," kata Dirut PIM Mashudianto dalam keterangan pers di Restoran Bundo Sati, Jakarta, Senin (20/10/2008).
Pasokan gas memang menjadi fokus utama BUMN pupuk ini. Bahkan operasional pabrik PIM sempat terhenti gara-gara tidak mendapat pasokan gas.
Untuk jangka pendek, PIM telah mendapat pasokan gas dari pengalihan gas yang seharusnya untuk Pupuk Kaltim kemudian dialihkan untuk PIM. Mekanisme swap dari PKT ini sudah berjalan di 2008 dan diharapkan bisa berlanjut di 2009.
"Untuk 2010, kami sudah ada calonnya, tapi masih belum bisa diutarakan," kata Technical & Development Director PIM Lili Djadjuli.
Sedangkan untuk pasokan di 2011, PIM sudah mengantongi komitmen pasokan gas dari Medco.
Upaya PIM mendapatkan gas dari Tangguh diperkirakan tidak mudah, karena konsorsium BUMN yakni PGN, Pertamina dan PLN juga berencana membangun LNG Terminal di Jawa Barat yang pasokan gasnya juga diharapkan dari Tangguh.
(lih/ir)











































