Minyak Dunia Turun, BBM Subsidi Mendekati Harga Ekonomis

Minyak Dunia Turun, BBM Subsidi Mendekati Harga Ekonomis

- detikFinance
Senin, 27 Okt 2008 09:17 WIB
Minyak Dunia Turun, BBM Subsidi Mendekati Harga Ekonomis
Jakarta - Harga BBM subsidi makin mendekati harga keekonomian seiring dengan penurunan harga minyak dunia akhir-akhir ini.

Bahkan harga premium bisa mendekati titik impas atau Break event point (BEP) begitu harga spot Indonesia Crude Price (ICP) menyentuh US$ 63-64 per barel. ICP saat ini berada di kisaran US$ 71-72 per barel.
Β 
Demikian disampaikan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro disela-sela Upacara Hari Listrik Nasional di Gedung PLN Pusat, Jalan Trunojoyo, Jakarta, Senin (27/10/2008).
Β 
"Tergantung seberapa cepat penurunannya dari harga minyak sekarang ini. Kalau harga minyak US$ 63 barel. Kalau mau BEP Premium, harus kena dulu dia," katanya.
Β 
Menurut Purnomo, Premium adalah jenis BBM yang akan pertama kali terkena BEP atau harga keekonomian. Selanjutnya secara berturut-turut yang akan terkena BEP adalah Solar dan minyak tanah.
Β 
Siang ini, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Menkeu Sri Mulyani akan menemui Komisi VII DPR untuk menjelaskan posisi subsidi energi yang dibebankan ke APBN.
Β 
Pemerintah dan Komisi VII DPR rencananya akan bertemu pukul 14.00 WIB di Gedung MPR/DPR RI.

Pada penutupan perdagangan Jumat (24/10/2008) harga minyak di NYMEX jenis light untuk pengiriman Desember turun US$ 3,69 menjadi US$ 64,15 per barel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Begitu pula dengan harga minyak jenis Brent North Sea di London turun US$ 3,42 menjadi US$ 62,05 per barel. Dalam perdagangan intraday di London harga minyak Brent bahkan sempat melemah ke US$ 61 per barel yang merupakan level terendah sejak Mei 2007.

Keputusan OPEC yang memangkas produksi 1,5 juta barel per hari tak mampu menahan laju penurunan harga minyak.

(lih/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads