Para produsen masih menunggu fluktuasi pelemahan rupiah terhadap dollar AS yang diperkirakan akan terus bergejolak beberapa minggu kedepan menyusul penyelenggaraan pilpres di AS.
Posisi rupiah saat ini yang sudah mencapai titik 10.400 dipastikan akan menaikan harga barang-barang elektronik berbasis impor seperti TV LCD, Kulkas-Kulkas Besar dan lain-lain hingga 10%.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pelemahan rupiah ini, yang pasti akan berdampak kenaikan semua barang elektronik. Kita masih nunggu, kalau sampai bulan depan masih diatas 10.000 mungkin kita naikkan harga diatas 10%, bahkan bisa 15%, pada pertengahan November," ujarnya.
Namun Handojo belum bisa memastikan untuk produk-produk yang komponen impornya sedikit, apakah akan terjadi kenaikan dalam waktu dekat. Namun untuk produk yang komponen impornya tinggi dipastikan akan naik.
"Kita tunggu pemlu AS, dua minggu kedepan sehingga kalau hasilnya baik jadi mudah-mudahan nggak berdampak rupiah bisa turun," katanya.
Menurut Handojo dengan posisi rupiah yang sudah mencapai 10.400 sudah dipastikan semua barang elektronik bakal mengalami kenaikan, namun waktu kenaikannya masih harus menunggu fluktuasi rupiah beberapa minggu kedepan.
"Meskipun ada tekanan nilai tukar, kita tetap menjaga kenaikan harga jangan sampai diatas 20%, karena daya beli masyarakat perlu dipertimbangkan," katanya.
(hen/qom)











































