Sisa Gas Tangguh Boleh untuk PIM

Sisa Gas Tangguh Boleh untuk PIM

- detikFinance
Selasa, 28 Okt 2008 11:39 WIB
Sisa Gas Tangguh Boleh untuk PIM
Jakarta - Pemerintah setuju mengalokasikan gas Tangguh untuk Pupuk Iskandar Muda (PIM). Namun PIM harus menunggu sisa gas Tangguh pengalihan dari Sempra, AS yang tidak terjual.
 
"Untuk PIM sampai mendapat pasokan gas dari blok A, memang ada beberapa pilihan, diantaranya kalau ada sisa Tangguh akan dibawa kesana," kata Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro disela DOnor Darah di Gedung Departemen ESDM, Jakarta, Selasa (28/10/2008).
 
Semula, Sempra mendapat alokasi gas Tangguh hingga sekitar 3,6 juta ton per tahun. Namun sesuai kontrak separuh volume gas tersebut (1,8 juta ton per tahun) bisa dialihkan jika ada pembeli yang mau membeli dengan harga lebih tinggi.
 
Pembeli yang sudah mendapat pengalihan gas dari Sempra itu adalah Kogas (Korea) dengan volume 1 juta ton per tahun dan Tohoku (Jepang) dengan volume sekitar 500 ribu ton per tahun.
 
Dengan begitu ada sisa sekitar 300 ribu ton per tahun. Hingga saat ini setidaknya ada empat negara yang sudah mengajukan tawarannya untuk membeli sisa pengalihan gas Tangguh yang semula diperuntukkan bagi Sempra, AS. Mereka adalah Thailand, Taiwan, Korea dan Jepang.
 
Jika ada sisa dari pembeli-pembeli tersebut, maka sisa gas Tangguh tersebut akan dialokasikan untuk PIM.
 
Terkait rencana pengiriman pertama, Purnomo menyatakan sampai sekarang masih sesuai rencana. Secara berurutan pengiriman akan dilakukan ke Korea, Fujian dan Sempra.
 
Ia menambahkan, meskipun AS sedang dilanda krisis ekonomi, namun Sempra tidak mengajukan perubahan kontrak. Bahkan pembangunan terminal penerima LNG di Sempra sudah selesai.
 
"Itulah yang menggembirakan, meski di AS sedang krisis. Tapi tidak berpengaruh, Sempra menyatakan akan tetap sesuai kontrak," ujarnya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads