Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua Panitia Anggaran Harry Azhar Azis dalam rapat dengan pemerintah di Gedung DPR, Senayan, Rabu (29/10/2008).
"BLT diberikan untuk 18,5 juta RTS selama dua bulan dengan pembayaran Rp 100.000 per bulan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Data sebesar 18,5 juta berdasarkan perkiraan maksimum hasil pendataan program perlindungan sosial (PPLS) 2008 dilakukan oleh BPS," ujarnya.
Dana BLT ini diambil dari pos lain-lain dari belanja pemerintah pusat. Pos lain-lain juga memuat biaya untuk dana cadangan risiko fiskal sebesar Rp 15,765 triliun, belanja untuk Komisi Pemilihan Umum sebesar Rp 13,5 triliun, dan Bawaslu Rp 1,5 triliun serta biaya dan prasarana konversi energi Rp 5,125 triliun yang digunakan pengadaan jumlah tabung gas sebanyak Rp 16,59 juta unit dan biaya operasional.
Dan belanja lainnya termasuk rehabilitas Aceh, TVRI serta kako dan optimalisasi dana pendidikan. Dengan demikian total belanja lain-lain mencapai Rp 65 triliun. (hen/ddn)