RI Harus Terus Genjot Pertanian

RI Harus Terus Genjot Pertanian

- detikFinance
Rabu, 12 Nov 2008 15:27 WIB
RI Harus Terus Genjot Pertanian
Sukabumi - Indonesia adalah negara agraris, sehingga sektor pertanian harus dikedepankan dibanding sektor-sektor yang lain. Namun untuk mewujudkannya dibutuhkan beberapa sektor penunjang.

Sektor penunjang itu adalah lahan yang cukup, sarana irigasi yang baik, benih yang unggul, pupuk yang mencukupi, serta pencegahan terhadap hama.

"6,6 miliar penduduk dunia semuanya perlu pangan. Sehingga, mari kita tingkatkan pertanian kita," ujar SBY di hadapan ratusan petani saat menghadiri panen raya padi jenis Bernas Prima di Desa Situ Mekar, Kecamatan Lembur Situ Kota Sukabumi, Jawa Barat, Rabu (12/11/2008).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dibanding negara-negara lain yang tidak bisa mengembangkan sektor pertanian karena tidak ada lahan, seperti Singapura, SBY mengatakan harusnya Bangsa Indonesia bersyukur atas anugrah yang telah tuhan berikan. Sebab, di samping Indonesia bisa mengembangkan sektor pertanian, sektor industri dan banyak sektor lain juga bisa dikembangkan di Indonesia.

Untuk mencukupi kebutuhan pangan dalam negeri, SBY berharap kepada masyarakat untuk ikut berperan dalam usaha mencapai ketahanan pangan yang cukup.

"Empat tahun lebih, saya keliling ke pelosok-pelosok daerah untuk memastikan bahwa pertanian kita dikelola dengan baik. Mendorong petani, dan memastikan ketahanan pangan kita cukup," kata SBY.

SBY menambahkan, untuk meningkatkan produktivitas pangan, pemerintah memberikan subsidi melalui alokasi anggaran cukup besar bagi pupuk dan benih.

Pada 2005, anggaran untuk pupuk bersubsidi sebesar Rp2,5 triliun, 2006 sebesar Rp3 triliun, dan 2008 Rp15 triliun. Serta pada 2009 nanti, SBY berjanji akan menaikkan subsidi pupuk sebesar Rp17 triliun. Sementara untuk subsidi benih pada tahun 2005, telah dianggarkan Rp9 triliun, subsidi 2008 Rp29 triliun, dan subsidi 2009 dianggarkan sebesar Rp33 triliun.


(anw/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads