"Kami sepakat dengan pemerintah untuk bersama-sama menanggulangi krisis ini sehingga tidak ada hal-hal yang dapat mengganggu atau ada dampak yang negatif, misalnya terjadinya PHK besar-besaran dan sebagainya," ujar Ketua Kadin MS Hidayat.
Hal tersebut dia sampaikan saat memberi sambutan di hadapan Presiden SBY dan 15 direktur bank ternama yang berlangsung di Gedung Setneg, Jl Veteran, Jakarta, Rabu (12/11/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami berusaha untuk bisa menahan masalah itu (PHK) dan untuk itulah dialog dan interaksi dunia usaha dengan pemerintah dangat dibutuhkan agar kita semua dapat menjalani masa-masa sulit ini bisa kita lalui dengan baik dan sukses," pinta Hidayat.
Namun, karena krisis ini berlanjut, menurut Hidayat, pengusaha membutuhkan rangsangan atau stimulus ekonomi agar di masa-masa yang sulit ini semua dapat mengatasinya.
"Karena Indonesia pada dasarnya punya fondasi ekonomi yang jauh lebih kuat dibanding saat krisis pada 1998," tambah dia.
Dia menambahkan, para pengusaha meminta pemerintah membuat aturan-aturan yang memproteksi agar sektor ekonomi khususnya perbankan lebih kuat.
"Dengan demikian, sektor riil dapat kita perkuat dengan mendapatkan back up dari perbankan nasional," pungkasnya.
(anw/qom)











































