Pemasok Batubara PLN Minta Harga diatas US$ 80/ton

Pemasok Batubara PLN Minta Harga diatas US$ 80/ton

- detikFinance
Rabu, 12 Nov 2008 18:01 WIB
Pemasok Batubara PLN Minta Harga diatas US$ 80/ton
Jakarta - Harga batubara yang diminta para pemasok PLN mencapai lebih dari US$ 80 per ton. PLN pun merasa keberatan karena harga tersebut jauh diatas patokan indeks di Barlow Jongker dan Indonesia Coal Indeks (ICI).

Demikian disampaikan Dirut PLN Fahmi Mochtar disela rapat dengan DPD di Gedung MPR/DPR, Jakarta, Rabu (12/11/2008).

"Kita sudah pernah kontrak dengan angka sekian, ada batubara kalori 5.200/kg harganya US$ 70-80 per ton. Terus ada kecenderungan mereka meminta lebih dari itu. Setelah kita cek yang mereka minta itu lebih tinggi dari harga HPS di Barlow Jongker dan ICI. Gimana kita mau mempertanggung jawabkannya?" tungkasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Masalah harga kini memang menjadi fokus PLN setelah sebelumnya sempat panik mencari tambahan pasokan batubara. Bahkan BUMN listrik ini sempat berniat mengimpor batubara dari Australia, India dan China karena tidak mendapat pasokan dari dalam negeri.

Namun sejak difasilitasi pemerintah, akhirnya delapan produsen batubara kelas kakap bersedia memasok sebagian batubaranya ke PLN sebanyak 2,4 juta ton.

"Jadi delivery secara umum sudah disepakati untuk November, Desember dan Januari. Tanggalnya masing-masing," katanya.

Tambahan pasokan batubara untuk tujuh pembangkit PLN ini dibutuhkan untuk memenuhi standar stok di pembangkit yang seharusnya mencapai 30 hari. Apalagi jika pembangkit 10.000 MW mulai beroperasi, maka PLN membutuhkan lebih banyak pasokan batubara lagi.

"Kedepan kita kan banyak pakai batubara seperti 10.000 MW, ada jaminan nggak kalau ke depan tidak terulang lagi," katanya. (lih/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads