Produksi Industri Mamin Anjlok 30%

Produksi Industri Mamin Anjlok 30%

- detikFinance
Selasa, 25 Nov 2008 17:21 WIB
Produksi Industri Mamin Anjlok 30%
Jakarta - Para produsen makanan dan minuman (mamin) dalam negeri mengeluhkan penurunan produksi hingga 30% pada bulan November ini. Selain permintaan yang turun, produksi juga berkurang karena makin sensitifnya para konsumen terhadap produk mamin.

Hal tersebut disampaikan Ketua Bidang Kerjasama dan Advokasi Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman (Gapmmi) Adhi Siswaja Lukman di gedung Departemen Perindustrian, Jakarta, Selasa (25/11/2008).

"Bulan ini penuruan produksi 15% sampai 30% dibandingkan dengan tahun lalu, ini informasi dari berapa anggota, range-nya seperti itu tapi kita tidak tahu berapa volumenya, masing-masing anggota yang tahu," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski produksi menurun, Adhi menjamin tidak akan terjadi PHK dalam waktu dekat di sektor mamin, karena ia memperkirakan permintaan makanan dan minuman akan tetap tinggi dengan size yang berkurang.

Sampai akhir tahun pihaknya memperkirakan akan terjadi penurunan ekspor hingga 20% di negara-negara utama tujuan ekspor mamin Indonesia.

"Ekspor pasti akan turun, Amerika itu mamin bisa sampai 6T sampai akhir tahun akan tutun 20%  itu ke Amerika belum kenegara lain," jelasnya.

Ia memperkirakan omzet mamin di pasar domestik tahun ini mencapai Rp 350 triliun, sedangkan pada  tahun lalu Rp 340 trilun, sedangkan untuk  ekspor ditargetkan mencapai Rp 30 trilliun.

Namun ia optimis, meski ekspor turun dan pertumbuhan di semester dua minus 3,4%, pertumbuhan di semester dua akan mendongkrak hingga sampai 2%.

"Kita harapkan semester dua  ada pertumbuhan 2% saja kita bagus, walaupun kita menargetkan 5%," katanya.

(hen/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads