Wilmar Bangun Pabrik Biodiesel di Gresik Rp 1,8 Triliun

Wilmar Bangun Pabrik Biodiesel di Gresik Rp 1,8 Triliun

- detikFinance
Rabu, 26 Nov 2008 14:50 WIB
 Wilmar Bangun Pabrik Biodiesel di Gresik Rp 1,8 Triliun
Jakarta - Ekspansi bisnis Wilmar Indonesia tak terpengaruh dengan krisis global. Perusahaan kelapa sawit dan biodiesel kelas kakap ini berencana membuka satu lagi pabrik biodiesel di Gresik senilai US$ 100-150 juta atau Rp 1,845 triliun.
 
Dirjen Migas Evita Legowo menyatakan, kapasitas pabrik baru Wilmar ini cukup besar.

"Kapasitasnya sekitar 800 ribu kilo liter per tahun," katanya disela peresmian produksi Chevron di Lapangan North Duri, Duri, Riau (26/11/2008).
 
Sebelumnya Direktur Wilmar Indonesia Martua Sitorus menyatakan, pabrik biodiesel baru yang di Gresik itu diharapkan bisa berproduksi pada April 2009.
 
"Kita tambah nanti sekitar pada April atau Mei 2009 di Gresik. Pabrik ini akan menghasilkan biodiesel 100% atau B100," katanya.
 
Saat ini Wilmar memiliki satu pabrik biodiesel di Dumai dengan kapasitas 1 juta kilo liter per tahun. Sehingga total kapasitas Wilmar nantinya menjadi 1,8 juta kilo liter.
 
Pabrik yang akan dibangun di Gresik ini belum dilengkapi dengan proses pencampuran (blending). Sehingga untuk membuat campuran solar dan biodiesel harus dilakukan di tempat lain.
 
Namun hal ini tidak jadi masalah karena Pertamina selaku pembeli mengaku sudah memiliki fasilitas blending yang cukup.
 
Selain pabrik di Gresik, pada akhir 2009 Wilmar juga berencana menambah pabrik lagi di Kalimantan Tengah. Selanjutnya secara bertahap Wilmar akan membangun pabrik biodiesel di Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan dan Balikpapan.

Walaupun harga sawit saat ini anjlok dan menggerus pendapatan penjualan, Wilmar optimis suatu saat harga sawit akan kembali naik.
 
"Kalau harga sedang naik, pasti ada saatnya turun. Kalau sedang turun, pasti ada saatnya naik. Tapi kalau di saat seperti ini, kami kan ada back financing," kata staf pengembangan bisnis Wilmar Max Ramajaya. (lih/ddn)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads