Demikian disampaikan Ketua Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) DKI Jakarta Haposan Siregar ketika dihubungi detikFinance, Rabu (10/12/2008).
"Sudah seminggu terakhir agen-agen di Jakarta ngantre di SPBE. Ada di sejumlah wilayah. Sampai kemarin masih ngantre, tapi hari ini belum saya cek lagi," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sepertinya masalah stok, karena dari Pertamina seperti ada keterlambatan, sementara di masyarakat permintaan meningkat karena Idul Adha," katanya.
Meski agen-agen elpiji kesulitan mendapatkan pasokan secara normal, namun harga jual elpiji tidak mengalami kenaikan. Di tingkatan agen, elpiji 3 kg tetap dijual sekitar Rp 12.000-12.500 per tabung.
"Tapi kalau masyarakat belinya di warung dekat rumah tentu harganya bisa beda karena ada ongkosnya. Yang pasti dari agen tidak berubah," tambahnya. (lih/ir)











































