Hal tersebut diungkapkan Direktur Niaga dan Pemasaran Pertamina Ahmad Faisal di sela-sela rakor bersama Komisi VII DPR di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Kamis (11/12/2008).
"Untuk tahun depan kita akan tambah satu buah floating storage dengan kapasitas 40.000 MT (matrik ton) dan satu kapal semi refrigerated berkapasitas 1x10.000 MT," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut dilakukan setelah ada beberapa gangguan di minggu ketiga November, antara lain gangguan kilang Cilacap akibat cuaca buruk di laut Jawa dan Natuna serta kerusakan kapal Apollo.
"Gangguan di Jawa Tengah ditanggulangi dengan bantuan dari Jawa Barat dan Jawa Timur sehingga secara total ada sedikit pengurangan di Jawa," katanya.
Ia mengatakan, pasokan sampai dengan 31 Desember 2008 dibutuhkan 140.000 MT yang akan dipenuhi dari Ex Conoco Philip di lapangan Belanak sebanyak 31.000 MT, Ex impor 40.000 MT (on site 20.000), akan diambil dari Petrochina di lapangan Jabung dan Tanjung Uban sebanyak 60.000 MT dan sisanya akan diimpor kembali.
(ang/lih)










































