Butuh Jaminan Perbankan, Pusri Nego Gas ke Pertamina

Butuh Jaminan Perbankan, Pusri Nego Gas ke Pertamina

- detikFinance
Minggu, 14 Des 2008 11:35 WIB
Butuh Jaminan Perbankan, Pusri Nego Gas ke Pertamina
Denpasar, - PT Pupuk Sriwijaya (Pusri) tengah bernegosiasi dengan PT Pertamina terkait pasokan gas untuk pabrik pupuk Pusri. Pasokan gas tersebut diperlukan guna memenuhi permintaan jaminan pinjaman perbankan dalam rangka revitalisasi dan pembangunan pabrik baru.
 
Hal tersebut diungkapkan Komisaris Pusri Parikesit Suprapto usai acara Gerakan Penghijauan Kampus Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Sabtu (13/12/2008).
 
"Sekarang Pusri lagi negosiasi dengan Pertamina untuk pasokan gas, termasuk kesesuaian harga jualnya," ungkapnya.
 
Ia mengatakan, jika sudah tercapai kesepakatan, pipa untuk penyaluran gas yang selama ini belum ada akan dibangun oleh PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN).
 
Ia mengatakan, jika pemenuhan jaminan pasokan gas sudah bisa memenuhi kebutuhan pabrik hingga jangka waktu 10 tahun produksi maka Pusri tidak akan kesulitan untuk mencari pinjaman perbankan.
 
"Tapi ini kan rencana jangka panjang, jadi tidak ada target," ungkapnya.
 
Agar upaya negosiasi berjalan dengan lancar, Ia mengatakan, sudah ada tim yang dibentuk secara khusus di Kementerian Koordinator Perekonomian.
 
"Ini harus dirundingkan dulu. Kaitannya kan dengan beberapa Departemen, mulai dari Departemen Pertanian, Departemen Perdagangan, Departemen Perindustrian, Kementerian BUMN dan Departemen ESDM (Energi Sumber Daya dan Mineral) juga," pungkasnya.
 
Menurutnya, revitalisasi dan pembangunan pabrik tersebut ditujukan menyambut sektor pertanian yang diperkirakan terus meningkat. Dengan begitu kebutuhan akan pupuk akan terus naik pula.
 
"Jika sudah banyak, ekspor ke luar negeri juga akan lebih banyak. Sekarang eskpor kan masih kecil karena banyak dipakai dalam negeri," imbuhnya. (ang/lih)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads