Tahun Kreatif 2009 Dicanangkan

Tahun Kreatif 2009 Dicanangkan

- detikFinance
Senin, 22 Des 2008 07:27 WIB
Tahun Kreatif 2009 Dicanangkan
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Senin pagi ini akan mencanangkan tahun 2009 sebagai Tahun Indonesia Kreatif  di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta. Pencanangan ini bersamaan dengan peringatan hari ibu ke 80 tahun.

Dalam pencanangan tersebut, rencananya Presiden akan didampingi oleh ibu Ani Yudhoyono dan Menteri  Perdagangan Mari Elka Pangestu, Senin (22/12/2008).  

Pencanangan ini dibarengi dengan hari ibu ke 80 tahun sebab peran ibu untuk mendidik anak dari dini untuk kreatif dan lebih dari setengah pekerja dan pelaku industri kreatif adalah perempuan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan siaran pers yang dilansir detikFinance, bentuk kegiatan Tahun Indonesia kreatif yaitu berupa pameran 14 sub sektor ekonomi kreatif seperti festival film, fashion dan musik, seminar, kompetisi dan penganugerahan pengharhaan terhadap insan-insan penggerak ekonomi kreatif, karnaval serta seni pertunjukan yang diselenggarakan oleh pemerintah, kaum intelektual dan pelaku bisnis dan juga komunitas kreatif.

Adapun tiga kelompok besar yang menjadi unggulan 14 sektor ekonomi kreatif nasional yaitu fashion, kerajinan dan kriya. Sektor unggulan ekonomi kreatif yang lain adalah film dan musik nasional yang telah melahirkan karya film, animasi, fashion, musik, sofware, game komputer yang bagus dan berkualitas serta mendapat kesempatan untuk tampil di forum internasional.

Seperti diketahui, pasar industri kreatif juga sangat besar yaitu 47 persen dari penduduk indonesia sebab saat ini penduduk indonesia yang berumur di bawah 29 tahun. Mereka adalah pasar ekonomi kreatif maupun sumber SDM kreatif.

Kontribusi ekonomi kreatif ini cukup besar terhadap perekomian indonesia yaitu mencapai 6,3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB). Selain itu, industri ekonomi kreatif juga telah  berhasil menciptakan 5,4 juta lapangan kerja, pengurangan angka kemiskinan dan membantu pemberdayaan UKM.
(epi/ir)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads