Demikian hal tersebut dikemukakan oleh Direktur Utama PT Pertamina Ari Soemarno dalam konferensi pers di Bumbu Desa Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (24/12/2008).
"Dengan beroperasinya kilang tersebut maka sudah bisa menghasilkan elpiji sebanyak 1300 matrik ton per hari," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia mengatakan, pasokan elpiji di daerah tersebut memang sudah bisa terpenuhi, namun tidak tertutup kemungkinan ada beberapa daerah yang masih akan kesulitan mencari elpiji.
"Penyebabnya ada di agen dan masyarakat sendiri. Terkadang ada masyarakat yang belum mengembalikan botol sehingga agen distribusi tidak bisa lakukan isi ulang," tegasnya.
Maka dari itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar segera mengembalikan tabung elpiji yang sudah kosong dan tidak melakukan penimbunan. "Jangan sampai ada stocking karena nanti pasokannya terhambat," ujarnya.
(ang/lih)











































