Angka tersebut sekaligus turun dibandingkan proyeksi semula sebesar 18,5 juta RTS penerima BLT pada tahun 2009. Angka terbaru sebesar 18,2 juta RTS penerima BLT itu didasarkan hasil update yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) sepanjang bulan September hingga penghujung Desember 2008.
Demikian disampaikan oleh Direktur Stastik Ketahan Sosial BPS Winandi saat dihubungi detikFinance, Selasa (30/12/2008).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Perubahan tersebut, menurut Winandi terjadi karena banyak faktor termasuk faktor kematian, perubahan status sosial keluar penerima sebelumnya, yang menyebabkan jumlah penerima BLT 2009 bakal mengalami penyusutan.
"Pertengahan Januari 2009 saya kira data finalnya sudah akan kita sampaikan ke Menko Kesra," katanya.
Seperti diketahui pada tahun 2009 pemerintah hanya menganggarkan dana BLT untuk periode 2 bulan saja (Januari-Februari) sebesar Rp 3,811 triliun dengan target RTS 18,5 juta RTS.
"Jumlah 18,5 juta keluarga yang diperkirakan pemerintah itu kan hanya angka maksimal," jelasnya. (hen/qom)











































