BLT 2009 Hanya untuk Januari dan Februari

BLT 2009 Hanya untuk Januari dan Februari

- detikFinance
Kamis, 08 Jan 2009 13:55 WIB
BLT 2009 Hanya untuk Januari dan Februari
Jakarta - Pemerintah akan menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahun 2009 hanya untuk dua bulan yakni Januari dan Februari. BLT dihapus dan akan diganti  program yang lain yang berhubungan dengan kesejahteraan rakyat.

"Tahun 2009 BLT akan diberikan hanya untuk dua bulan yaitu bulan Januari dan Februari. Karena kami arahkan untuk program lain yang berhubungan dengan kesejahteraan rakyat," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie.

Hal itu diungkapkannya dalam acara jumpa pers "Capaian Kinerja Kementrian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat tahun 2008" di kantor Kementerian Kesra, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (7/1/2009).     
 
Aburizal mengatakan alokasi penyaluran BLT adalah 19.020.763 rumah tangga sasaran dan realisasi penyaluran BLT sampai 5 Januari 2009 sebanyak 18.759.129 rumah tangga sasaran atau total realisasi rupiah sebesar Rp 12,028 triliun.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi daya serapnya mencapai 98,62%," katanya.

Kemiskinan

Aburizal juga menjelaskan angka kemiskinan pada tahun 2008 adalah 34,96 juta jiwa penduduk miskin yang turun dibandingkan tahun 2007 sebesar 37,17 juta penduduk. Untuk tahun 2009 angka kemiskinan ditargetkan menjadi 31 juta atau 14% dari jumlah penduduk.

Sedangkan jumlah pengangguran tahun 2008 sebanyak 9,43 juta jiwa yang turun dibandingkan 2007 sebesar 10,55 juta jiwa. Sedangkan target angka pengangguran 2009 sebesar 7 juta jiwa.

Menurut Ical pencapaian angka kemiskinan dan pengangguran tahun 2008 merupakan yang terbaik sejak tahun 1997.

Beberapa program pemerintah seperti beras miskin, BLT, PNPM Mandiri telah berhasil menurunkan angka kemiskinan hingga 7 persen. Sedangkan angka pengangguran turun 5,1 persen.

Untuk program beras miskin pada tahun 2009 dialokasikan menjadi Rp 12,9 triliun yang naik dari tahun lalu Rp 11,66 triliun. Program PNPM Mandiri di tahun 2009 dianggarkan Rp 11,01 triliun yang naik drastis dari tahun 2008 sebesar Rp 4,40 triliun.

Direncanakan program ini dapat membuka lapangan kerja yang jauh lebih besar. Program PNPM Mandiri pada tahun 2008 membuka lapangan kerja 41,3 juta orang.

"Kalau bisa mencapai 40 juta orang atau lebih itu sudah bagus," ujarnya.

(ir/qom)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads